Suara.com - Arifin Panigoro Pendiri Medco Energi meninggal dunia di usia 76 tahun. Arifin Panigoro meninggal di Amerika Serikat (AS) pada pukul 02.29 PM waktu Rochester Minneapolis AS.
Arifin Panigoro adalah pengusaha asal Indonesia yang mendirikan perusahaan energi dengan nama Meta Epsi Pribumi Drilling Company (Medco).
Pria berdarah Gorontalo ini lahir di Bandung pada 14 Maret 1945. Arifin Panogoro adalah mahasiswa Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung (ITB).
Setelah lulus dari ITB, Arifin beserta teman-temannya mencetuskan gagasan untuk membangun bisnis jasa pengeboran minyak dan gas pada 1980-an.
Arifin Panigoro dilantik sebagai Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) pada 13 Desember 2019 oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Namun Arifin Panigoro juga sempat terlibat dalam sepak bola nasional. Salah satunya dengan menggelar turnamen sepak bola Piala Medco.
"INNAA LILLAHI WAINNAA ILAIHI RAAJI’UNTELAH BERPULANG KE RAHMATULLAH. Bapak Dr HC. Ir. H.Arifin Panigoro bin Yusuf Panigoro. Usia: 76 tahun," kata Direktur dan Chief Administrative Officer MedcoEnergi Amri Siahaan.
"Manajemen beserta seluruh Pegawai Medco Group turut belasungkawa dan duka cita sedalam-dalamnya dan kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberi kekuatan dan ketabahan." tambah Amri.
Baca Juga: Kabar Duka! Konglomerat Arifin Panigoro Pendiri Medco Energi Meninggal Dunia di AS
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran
-
Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?
-
Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global
-
Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!
-
HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati
-
Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia
-
Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!
-
Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah
-
Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?
-
Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari