PT Medco Energi Internasional Tbk ("MedcoEnergi” atau “Perseroan”) dengan bangga mengumumkan bahwa Perseroan telah menyelesaikan transaksi akuisisi 50 persen kepemilikan atas PT Amman Mineral Investama yang memiliki 82,2 persen kepemilikan atas PT Newmont Nusa Tenggara (“NNT”). Transaksi ini pertama kali diumumkan pada 30 Juni 2016 silam dan sudah mendapatkan persetujuan terkait dari pemerintah dan pemegang saham Perseroan.
PT Newmont Nusa Tenggara mengoperasikan tambang tembaga dan emas Batu Hijau yang berskala dunia di Kepulauan Sumbawa, Indonesia, dan memiliki akses terhadap beberapa prospek eksplorasi dan temuan cadangan yang besar di Elang dimana semuanya termasuk di dalam Kontrak Karya yang dimiliki. Pada tahun 2015, produksi dari Batu Hijau mencapai 240 juta lbs tembaga dan 0,3 juta oz emas.
Presiden Direktur MedcoEnergi, Hilmi Panigoro mengatakan transaksi ini langsung memberikan nilai tambah dan merupakan pencapaian yang sangat penting bagi Perseroan dan semua pemangku kepentingan termasuk pemerintah Indonesia. "Kami bangga dengan komitmen dan prestasi kami dalam pencapaian standar keamanan, lingkungan, tanggungjawab sosial dan sumberdaya manusia yang berkelas dunia. Dengan operasi NNT yang berskala dunia, MedcoEnergi sebagai perusahaan swasta nasional memasuki transformasi dari kelas dunia menjadi berskala dunia," kata Hilmi dalam keterangan tertulis, Rabu (2/11/2016).
Demikian pula, Presiden Komisaris MedcoEnergi, Muhammad Lutfi, menekankan bahwa transaksi ini membuktikan dan memperkuat lebih lanjut visi, misi dan nilai-nilai MedcoEnergi. Perseroan beraspirasi menjadi salah satu kontributor utama pembangunan ekonomi nasional, unggul dalam kompetisi global, pelopor dalam mempromosikan kemajuan dan inovasi, serta terdepan dalam memastikan keberlanjutan dalam segala aspek kegiatan Perseroan.
MedcoEnergi dan AP Investment bekerja sama sejak tahun lalu untuk melakukan transaksi ini dan mendapat dukungan positif dari tiga bank BUMN terbesar. AP Investment dipimpin oleh Agus Projosasmito, mantan Presiden Direktur Danareksa Securities.
"Rasa terima kasih yang besar saya haturkan kepada Pemerintah RI yang dapat melihat nilai strategis langsung dari transaksi ini dan hari ini adalah pembuktian lanjut dari dukungan mereka kepada MedcoEnergi, untuk menjadi pelopor global dengan perspektif dan keyakinan kami. Langkah berikutnya bagi Perusahaan adalah turut andil dalam memastikan bahwa negara Indonesia yang kaya akan sumber daya dapat memiliki sumber daya dengan kualitas, efisiensi, dan ultilisasi yang baik sebagai daya saingnya. Akses ke sumber daya energi, mineral dan tenaga kerja berkualitas tinggi adalah hak asasi dari setiap warga Indonesia, dan itulah sebabnya MedcoEnergi ada "kata Arifin Panigoro, Pendiri MedcoEnergi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas
-
Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN
-
Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja
-
Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik
-
Purbaya Ungkap Harga BBM Stabil karena Ditanggung Pertamina Sementara
-
Harga BBM Tak Naik, Purbaya Akui Anggaran Subsidi Bengkak hingga Rp 100 Triliun
-
IHSG Akhirnya Bangkit, Ternyata Ini Pemicunya
-
Rupiah Ditutup Menguat, Dolar AS Turun ke Level Rp16.983
-
Siap-siap! Investor Bank Danamon Raih Dividen Rp 142 per Saham
-
Transformasi Kerja dan Efisiensi Energi Keniscayaan di Tengah Dinamika Global