Suara.com - Asosiasi Pengguna Jasa Penerbangan Indonesia (Apjapi) bakal memantau kenaikan harga tiket pesawat imbas dari kenaikan harga Avtur.
Ketua Apjapi, Alvin Lie mengatakan, meskipun harga tiket naik, tapi maskapai diminta untuk menetapkan harga yang wajar pada tiket pesawat.
"Naiknya harga tiket bisa terjadi karena naiknya operasional. Kami memantau kewajaran kalau operasional tetap naik tentu airline tidak bisa merugi," ujar Alvin dalam Deklarasi Apjapi secara virtual, Selasa (15/3/2022).
Dalam hal ini, Alvin lie juga meminta dari sisi pemerintah yaitu Kementerian Perhubungan untuk mempertimbangkan beberapa hal jika ingin menaikkan tarif batas atas dan bawah tiket pesawat.
"Seberapa yang dizinkan pemerintah kami akan memberikan pertimbangan keadilan kami tidak ingin maskapai rugi, tapi kami juga mempertimbangkan daya beli masyarakat," ucap dia.
Namun demikian, Alvin Lie berharap kenaikan harga tiket pesawat ini tidak permanen. Ia meminta maskapai menurunkan harga tiket, setelah harga Avtur telah turun.
"Kalaupun harus naik bukan kenaikan Tarif batas atas dan tarif batas bawah, tapi dalam bentuk fuel charge. Ketika harga tinggi ada charge tapi kalau sudah turun bisa tidak naik," imbuh dia.
Sebelumnya, Pertamina mulai menaikkan harga Avtur. Berdasarkan data Pertamina harga avtur di Bandara Soekarno Hatta pada 1-14 Maret untuk penerbangan internasional (international flight price) sebesar USD 76,90 sen per liter. Kemudian, untuk domestic flight price into plane/not into plane sebesar Rp 11.967,55 per liter.
Sedangkan, Pada periode 15-28 Februari 2022, harga untuk penerbangan internasional di bandara yang sama yakni USD 75,40 sen per liter. Sementara, untuk domestic flight price into plane/not into plane sebesar Rp 11.746,95 per liter.
Baca Juga: Pertamina Prediksi Penggunaan Avtur Saat Gelaran MotoGP Bisa Naik 300 Persen
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
Terkini
-
Harga Beras SPHP Akan Dipatok Sama Rp 12.500/Liter di Seluruh Wilayah RI
-
QRIS Jadi 'Alat Bantu' Judi Online: Mengapa Sistem Pembayaran BI Ini Rentan Disalahgunakan?
-
DJP Kemenkeu Berhentikan Sementara Pegawai Pajak Terjaring OTT KPK
-
Pegawai Pajak Kena OTT KPK, Purbaya: Kami Bantu Dari Sisi Hukum, Tak Akan Ditinggal
-
Kementerian PU Percepat Normalisasi Sungai Batang Kuranji
-
Klaim Pakai Teknologi Canggih, Properti PIK2 Milik Aguan Banjir
-
Menuju Kedaulatan Energi, RDMP Balikpapan Jadi Andalan ESDM Stop Impor BBM
-
374.839 Pohon Ditanam PNM, Jejak Nyata Hijaukan Negeri di Hari Gerakan Satu Juta Pohon
-
BEI Bidik Empat Emiten Sekaligus, Status UMA Melekat pada Saham-saham Ini
-
Bisnis Roby Tremonti, Sosok Diduga Terkait dalam Buku Aurelie Moeremans