Suara.com - Pabrikan mobil asal Amerika Serikat, Ford Motor menghentikan sementara produksi model hatchback Focus ST dan Fiesta lantaran penundaan pasokan suku cadang di seluruh dunia, memaksa perusahaan menunda peluncuran lokal.
Untuk Focus ST, bahkan diperkirakan baru bisa kembali diproduksi pada Juni mendatang karena kekurangan pasokan layar sentuh.
Perangkat layar SYNC 4 13,2 inci sekarang langka karena basis manufakturnya di Ukraina tidak bisa memenuhi permintaan sebagai dampak konflik dengan Rusia, mengutip laporan media otomotif Wheels, Kamis.
Ford telah merencanakan untuk memperkenalkan Focus ST yang diperbarui di Australia pada bulan Mei, tetapi penundaan produksi telah memaksanya untuk menunda peluncuran.
Sementara di Eropa, Ford terpaksa menurunkan spesfikasi perangkat layar ke sistem SYNC 3 delapan inci pada Focus ST, tapi di Australia mereka tidak akan menurunkan spesifikasi model lokal.
Fiesta ST juga akan mengalami penghentian produksi, meskipun tidak sebanyak Focus, karena laporan dari publikasi Jerman Automobilwoche menyatakan pabrik Ford Cologne tidak akan melanjutkan produksi hatchback hingga 25 April.
Berita Terkait
-
Akibat Tidak Ada Pasokan Chip Semikonduktor, Ribuan Karyawan Mercedes-Benz Diliburkan
-
Bantu Lancarkan Perjalanan Ambulans serta Damkar, Ford Kembangkan Intelligent Traffic Light dengan Teknologi C-V2X
-
Mazda Hentikan Aktivitas Produksi selama Dua Hari, CX-5 Jadi Model Terdampak
-
3 Jenis Sparepart Mobil Menurut Kualitasnya, Kenali Biar Tak Terkecoh
-
Ford Kembali ke Indonesia Setelah Goodbye di 2016
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Bank Neo Commerce (BBYB) Kena Sanksi OJK, Dampaknya Tidak Main-main!
-
Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar
-
KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar
-
Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?
-
Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen
-
Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026
-
HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel
-
Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh
-
Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan
-
Industri Kretek RI Terancam Punah Gegara Kebijakan Ini