Suara.com - Aksi demonstrasi mahasiswa dan sejumlah kalangan pada hari ini, Senin (11/4/2022) bermaksud menyampaikan aspirasi mereka, salah satunya menolak opsi jabatan presiden tiga periode.
Namun, lantas muncul pertanyaan. Dimana Presiden Joko Widodo saat massa unjuk rasa mengepung sejumlah lokasi hari ini?
Hari ini, Presiden Joko Widodo dijadwalkan bertemu dengan perwakilan dari pengusaha.
Disampaikan oleh Ketua umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Mardani H Mamin, pertemuan ini membahas situasi ekonomi nasional belakangan ini.
Bersama dengan 34 pengurus HIPMI yang baru saja dilantik, Presiden diagendakan banyak membahas rencana pemulihan ekonomi yang terdampak ketegangan politik antara Rusia dan Ukraina.
"Beliau menyarankan kepada pengusah muda Hipmi untuk selalu beradaptasi dengan situasi yang tidak terduga yang penting pembangunan inovasi untuk anak muda harus terus jalan konsisten seperti yang beliau laksanakan," ujar Mardani, Senin (11/4/2022).
Ia menambahkan, salah satu yang akan dibahas juga yaitu ekspor nikel yang tidak hanya bahan baku. Melainkan memulai ekspor bahan setengah jadi.
Hal ini dilakukan agar ekspor bisa mmemberi mansfaat kepada masyarakat dengan membuka lapangan kerja dan juga disambut baik pengusaha muda Indonesia khususnya di HIPMI.
Mardani juga menjelaskan, dalam pertemuan ini turut dibahas dukungan Presiden pada UMKM di seluruh Indonesia.
Sebelumnya, Presiden Jokowi sudah menegaskan bahwa pemilu 2024 digelar sebagaimana ditetapkan sebelumnya.
Mantan Wali Kota Surakarta itu juga menegaskan tidak akan menjabat presiden selama tiga periode.
Berita Terkait
-
Ade Armando Babak Belur, Denny Siregar: Bukan Mahasiswa yang Keroyok, Kadrun Teriak-teriak Halal Darahnya...
-
Demo 11 April Ricuh, Petugas Tutup Jalan Tol Dalam Kota Yang Melintasi DPR
-
Geruduk Kantor DPRD Kota Sukabumi, Mahasiswa: Pecat Luhut!
-
Profil Ade Armando, Dosen UI yang Babak Belur Gegara Dikeroyok Massa
-
Sebelum Habis Babak Belur di Depan Gedung DPR, Ade Armando Sempat Singgung Aliansi BEM Mahasiswa Pecah
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Gak Cuma Murah, Minyak Rusia Ternyata 'Jodoh' Buat Kilang Pertamina
-
OJK dan BEI Bongkar Data Pemilik Saham RI, Berharap Genjot Transparansi
-
Produksi Cat Nasional Tembus 1,5 Juta Ton, Pemerintah Soroti Pentingnya Keamanan Produk
-
Cara Perusahaan Asuransi Genjot Penetrasi Layanan
-
Direksi BUMN Karya Dipanggil Dony Oskaria Satu per Satu, Tentukan Nasib Restrukturisasi
-
420 Siswa Ikuti Program CyberHeroes Telkom, Bangun Kesadaran Keamanan Digital
-
Rupiah Masih di Zona Bahaya Rp 17.138
-
S&P: Peringkat Kredit Indonesia Paling Rentan Turun di Asia Tenggara
-
Ada Wacana Larangan Peredaran Vape, Apa Efeknya ke Ekonomi?
-
Jumlah Masyarakat Kelas Menengah RI Kian Merosot, Alarm Bagi Ekonomi?