Suara.com - Aturan pembatasan sosial di masa Pandemi Covid-19 yang mulai longgar dan makin banyaknya masyarakat yang melakukan perjalanan baik pariwisata ataupun mudik, membuat berkah bagi kinerja salah satu BUMN farmasi nasional, yakni PT Phapros Tbk (PEHA).
“Masyarakat kini bisa bepergian tanpa harus menjalani tes usap jika sudah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga atau booster," kata Direktur Utama Phapros, Hadi Kardoko dalam keterangan persnya, Rabu (27/4/2022).
Hal ini kata Hadi tentu saja merupakan angin segar bagi industri pariwisata nasional yang selama dua tahun terakhir menjadi industri yang paling terdampak akibat pandemi Covid-19.
Dibukanya kembali sektor pariwisata membuat kinerja salah satu produk unggulan Phapros, Antimo Group, bergairah.
Hadi mengatakan bahwa kinerja Antimo pada triwulan I/2022 ini melesat hingga lebih dari 80 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, di mana kontribusi terbesar disumbangkan oleh Antimo Tablet sedangkan sisanya oleh Antimo Anak.
Menghadapi libur Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah, emiten berkode saham PEHA ini juga mengakui terjadi lonjakan permintaan produk Antimo, untuk itu Manajemen PT Phapros Tbk memastikan ketersediaan produk ini tetap terjaga. Bukan hanya di produk Antimo, tetapi produk Multivitamin juga telah disiapkan untuk mendukung aktivitas mudik di tahun 2021.
“Kami di Manajemen PEHA berkomitmen untuk mendukung segala kebijakan pemerintah terkait mudik Lebaran di tahun 2021 ini, termasuk memastikan ketersediaan produk kami di titik-titik yang dapat terjangkau oleh masyarakat, sehingga mudik Lebaran tahun 2021 berlangsung nyaman dan juga silaturahmi dengan keluarga yang berada di daerah lain dapat dilakukan dalam kondisi sehat dan bugar."
Berita Terkait
-
Perempuan Berperan Penting dalam Menekan Laju Pandemi Virus Corona Covid-19
-
Ganjar Sebut Pandemi di Jateng Terkendali Hasil Kolaborasi Baik Umaro dan Ulama
-
Kuartal I 2022, Laba Bersih Emiten Milik Sandiaga Uno Melesat 208 Persen
-
Kasus Covid-19 Terus Turun, Apakah Pandemi Akan Segera Berubah Jadi Endemi?
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Mulai Hari Ini Pemerintah Tanggung PPN Tiket Pesawat Kelas Ekonomi
-
BRILink Agen Mekaar 426 Ribu, BRI Perluas Inklusi hingga Desa
-
BRI Consumer Expo 2026 Surabaya Tawarkan Promo Spesial dan Hiburan Musik
-
Hampir Separuh UMKM di Sektor Pangan, Masalah Pasar Masih Jadi Hambatan
-
OJK Perpanjang Batas Laporan Keuangan Asuransi hingga Juni 2026
-
OJK: Bank Bisa Penuhi Kebutuhan Valas Tanpa Bikin Rupiah Semakin Goyah
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp64.050/Kg, Telur Ayam Nyaris Rp32 Ribu
-
Masih Harus Uji Coba, Status Bahan Bakar Bobibos Tunggu Kepastian Kategori BBN atau BBM
-
Saham BBCA Anjlok ke Level Era Covid-19, Asing Penyebabnya
-
Pegadaian Cabang Bima Serahkan Bantuan CSR Peralatan Ibadah ke Masjid Al Ijtihad