Suara.com - Nama mantan pramugari Siwi Widi Purwanti disebut-sebut terlibat dalam kasus korupsi yang menyeret nama mantan pejabat Ditjen Pajak Wawan Ridwan.
Siwi Widi adalah teman dekat anak kandung Wawan, M. Farsha Kautsar. Kronologi Siwi Widi terlibat dalam kasus korupsi M Farsha Kautsar adalah tentang dugaan transfer uang rasuah tersebut.
Jaksa Penuntut Umum menyatakan Siwi Widi menerima transfer uang 21 kali dari Wawan dengan total Rp647.850.000.
Dalam persidangan yang dilakukan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Selasa (10/5/2022), terungkap bahwa Siwi Widi membelanjakan sebagian uang untuk barang-barang mewah bahkan perawatan kecantikan. Meski demikian, saat ini diketahui uang tersebut telah dikembalikan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Ketika dihadirkan sebagai saksi, Siwi Widi mengakui bahwa dirinya mendapatkan uang tersebut dari Farsha Kautsar. Uang hanya ditransfer dalam waktu tiga bulan yakni sepanjang April hingga Juli 2019.
Siwi bahkan mengira jika uang tersebut adalah sebagian usaha dari Farsha karena keduanya tengah melakukan pendekatan untuk hubungan yang lebih serius. Farsha diketahui suka mencari-cari topik obrolan sampai rela membayari keperluan Siwi Widi.
Dalam masa-masa pendekatan itu, Siwi Widi mengaku Farsha sempat menembaknya untuk menjadi kekasih. Namun, Siwi menolak karena merasa takut merasa belum mengenal Farsha dengan baik.
Padahal Farsha telah membiayai keinginan Siwi untuk jalan-jalan, membeli jam tangan mewah bermerek Gucci, hingga melakukan perawatan kecantikan ke Korea Selatan.
Siwi mengakui sikap Farsha kepadanya cukup dermawan mengingat dia juga tidak pernah meminta untuk dibayari seluruh keinginannya.
Lebih lanjut, Siwi Widi mengaku dia tidak merasa curiga dengan uang ratusan juta yang diberikan Farsha begitu saja. Saat keduanya berkenalan, Farsha mengakui bahwa dirinya adalah laki-laki berusia 28 tahun yang berprofesi sebagai pengusaha. Padahal sebenarnya saat itu Farsha adalah seorang mahasiswa.
Siwi Widi sendiri tidak pernah melihat aktivitas usaha Farsha. Dia juga tak mengetahui bahwa Farsha adalah anak dari pejabat Ditjen Pajak Wawan Ridwan yang berstatus koruptor.
Wawan adalah terdakwa dugaan korupsi penerimaan suap, gratifikasi, dan tindak pidana pencucian uang di Ditjen Pajak. Wawan diketahui kerap membeli mobil dan rumah dengan pembayaran cash atau tunai.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Mantan Pramugari Garuda Indonesia Akui Terima Rp647 Juta, KPK: Akan Dianalisis Tim Jaksa
-
Pengakuan Siwi Widi, Uang Rp 647 Juta Ternyata Dihabiskan untuk Ini
-
Alasan Penahanan Empat Tersangka Korupsi Minyak Goreng Diperpanjang
-
Siwi Widi Ngaku Terima Rp647 Juta Karena PDKT, Farsha Ungkap Sebaliknya
-
Mantan Ketua DPR Marzuki Alie Jadi Saksi Kasus Korupsi Masjid Raya Sriwijaya, Menyayangkan Pembangunan Dihentikan
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global
-
Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter
-
Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja
-
Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan
-
Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?
-
Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik
-
Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan
-
Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini
-
Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI
-
Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN