Suara.com - Menyambut kelahiran buah hati perlu dipersiapkan dengan baik, salah satunya terkait biaya menjangkau layanan kesehatan. Harga vaksinasi lengkap untuk anak pun tidaklah murah. Dengan jumlah vaksin yang banyak, tak semuanya mendapatkan subsidi dari pemerintah. Beberapa rumah sakit bahkan mematok harga paket vaksin untuk anak usia 0-12 bulan hingga Rp5 juta. Berikut rincian jenis-jenis vaksinasi yang perlu diberikan kepada anak yang diwajibkan oleh pemerintah.
1. Hepatatis B
Vaksin Hepatitis B diberikan untuk mencegah virus penyebab penyakit hepatitis B. Penyakit yang menyerang hati ini bisa menyebabkan komplikasi serius bagi anak balita. Vaksin Hepatitis B diberikan empat kali saat bayi baru lahir, kemudian berusia 2, 3, dan 4 bulan. Estimasi harganya adalah Rp120.000 untuk sekali vaksin. Itu berarti vaksinasi lengkap hepatitis b memerlukan biaya Rp480.000.
2. Tuberkulosis (BCG)
Vaksin BCG akan mencegah tuberkulosis yang menyerang saluran pernapasan, kelenjar getah bening, saluran cerna, dan ginjal. Vaksin BCG diberikan sekali ketika bayi berusia sekitar tiga bulan dengan kisaran biaya Rp375.0000.
3. Polio
Polio menyerang sistem saraf di otak dan tulang belakang. Vaksinasi Polio di Indonesia biasanya berbentuk tetes yang diberikan hingga empat kali. Vaksin pertama diberikan saat bayi baru lahir, kemudian menyusul saat usia 2,3, dan 4 bulan. Biayanya sekitar Rp300.000 untuk sekali vaksin. Jika diakumulasikan maka persiapan dana hanya untuk vaksin ini adalah Rp1,2 juta.
3. Campak
Campak merupakan penyakit yang ditandai dengan diare, gangguan pernapasan, serta peradangan pada otak. Vaksin ini diberikan tiga kali di usia 9 bulan, 18 bulan, dan 6 tahun dan tergintegrasi dengan vaksin MMR untuk mencegah gondong, campak, dan rubella. Anak yang memperoleh vaksin MMR bisa melakukan vaksinasi campak hanya dua kali di usia 9 dan 18 bulan. Biayanya sekitar Rp155.000 sekali suntik.
Baca Juga: Sebanyak 60,5 persen Kelurahan di Sleman Zona Hijau COVID-19
4. MMR
Vaksin MMR diberikan untuk mencegah gondong, campak, dan rubella. Vaksinasi ini bisa dilakukan satu kali dengan kisaran biaya Rp500.000.
5. DTP (Difteri, Tetanus, Pertusis)
Vaksin ini ditujukan untuk mencegah berbagai penyakit seperti difteri, pertusis (batuk rejan), tetanus, hepatitis B, pneumonia, dan meningitis. Vaksin ini wajib diberikan sebanyak empat kali yakni ketika bayi berusia 2, 3, 4, dan 18 bulan. Selain itu, ada pula layanan vaksin DTP yang digabungkan dengan HIB untuk mencegah influenza tipe B. Biaya yang dipersiapkan adalah sekitar Rp300.000 untuk sekali vaksin.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Cegah Hepatitis Akut, Dokter Ingatkan Pentingnya Vaksin Hepatitis B buat Anak
-
320.838 Dosis Vaksin Telah Disalurkan Binda Sulut ke Masyarakat
-
Kabar Baik, Peneliti Kembangkan Vaksin Covid-19 Pakai Pil
-
Tunisia Setop Penggunaan Vaksin COVID-19 Johnson & Johnson, Apa Alasannya?
-
Sebanyak 60,5 persen Kelurahan di Sleman Zona Hijau COVID-19
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- 5 Sepeda Lipat yang Ringan Digowes dan Ngebut di Tanjakan
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Apa Itu 'Safe House' dalam Kasus Dugaan Korupsi Bea Cukai
-
Apa Itu Free Float? Mengulas Istilah Pasar Saham Wajib Diketahui Investor
-
Kode SWIFT BSI dan Panduan Lengkap Transaksi Internasional
-
Profil Moody's Rating dan Dampaknya Terhadap Bursa Saham Indonesia
-
Panduan Lengkap Cara Daftar Antrian KJP Pasar Jaya 2026 Secara Online
-
Tok! OJK Bekukan Izin Underwriter UOB Kay Hian Sekuritas, Buntut Skandal IPO REAL
-
Pekerja BRI Insurance Galang Dana Mandiri demi Bencana Sumatra
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%