Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terbang ke posisi 6.914 ppada penutupan perdagangan sore ini, Selasa (24/5/2022).
Mengutip data RTI, IHSG berhasil menguat 1,07 persen atau naik 73 basis poin ke posisi 6.914.
IHSG bergerak variatif dari batas bawah di level 6.822 hingga batas atas pada level 6.941 setelah dibuka pada level 6.859.
Investor melakukan transaksi senilai Rp16,5 triliun. Pada pasar reguler terjadi transaksi senilai Rp15,3 triliun.
Pada sisi investor asing, tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp4,6 triliun dan aksi jual sebesar Rp4,7 triliun. Sehingga investor asing tercatat jual bersih (net sell) sebesar Rp57,5 miliar.
Terdapat 272 saham yang hijau, 261 saham merah, dan 162 saham lainnya stagnan. Jumlah transaksi seharian ini mencapai Rp16,4 triliun dengan volume 22,43 miliar saham.
Aksi beli bersih (net buy) asing tertinggi antara lain saham BBRI sebesar Rp167,3 miliar. BBRI melonjak 3 persen ke level Rp4.460 per saham. Adapun total transaksi BBRI mencapai 733,8 miliar dengan volume 165,8 juta saham.
Sementara saham BBNI juga mencatatkan aksi beli bersih tertinggi selanjutnya sebesar Rp74,3 miliar. Saham BBNI menguat 2,5 persen ke posisi Rp 9.075 per saham.
Adapun total transaksi BBNI mencapai Rp263,5 miliar dengan volume 29 juta saham.
Baca Juga: Bangkit, IHSG Pagi Ini Dibuka Naik ke Level 6.859
Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain saham WINR yang naik 45 poin atau menguat 34,35 persen ke level 176. AKSI menguat 25,00 persen atau bertambah 56 poin ke level 280.
Selanjutnya, saham RMKE menguat 24,29 persen atau naik 130 poin ke level 665. ADES menguat 23,18 persen atau naik 1.120 poin ke level 5.950. APII yang naik 19,59 poin atau menguat 39 persen ke level 238.
Sementara saham-saham yang tergolong top losser antara lain saham DSSA yang melemah 2.675 point atau 6,96 persen ke level 35.750. POLL melemah 6,95 persen atau koreksi 40 point ke level 535.
Selanjutnya saham SGER terkoreksi 210 point atau melemah 6,93 persen ke level 2.820.
IPPE turun 20 point atau melemah 6,89 persen ke level 270. CSMI melemah 300 point atau turun 6,81 persen ke level 4.100.
Di sisi lain, Indeks LQ45 tercatat menguat 1,33 persen ke level 1.015. Sedangkan, JII naik 0,90 persen ke level 596.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Aguan Lapor: Penjualan PIK2 Meroket 112%, Tembus Rp 987 M
-
KEK Sanur Gandeng Unud Jadi Pusat Riset Kesehatan Berkelas Dunia
-
Fundamental Kuat Jadi Alasan Saham BBRI Masih Jadi Rekomendasi
-
SIG Kantongi Laba Rp 80 Miliar di Kuartal I-2026, Naik 88 Persen
-
Implementasi Green Shipping Pertamina Patra Niaga Klaim Sukses Pangkas 13.000 Ton CO2
-
Harga Referensi CPO Mei 2026 Naik 6,06 Persen, Bea Keluar Tembus 178 Dolar AS per MT
-
Dorong Energi Terbarukan, Emiten HGII Raup Laba Rp17,96 Miliar di Kuartal I 2026
-
Berapa Besaran Dana Pensiun yang Aman di Indonesia? Ini Perhitungannya
-
Pasokan Terancam, Harga Minyak Dunia Naik Tajam di Awal Mei 2026
-
Harga Pangan 1 Mei 2026 Cabai Rawit Merah Tembus Rp84.000/Kg, Bawang Merah dan Beras Ikut Meroket