Suara.com - Kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Presidensi G20 dinilai mampu mempererat persatuan antar negara di dunia. Komunikasi politik yang terbangun apik menciptakan kedamaian dalam bernegara.
Mantan Hakim MK I Dewa Gede Palguna mengatakan karakteristik kepemimpinan Jokowi yang mencerminkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila. Menjadi satu corak yang kian menunjukkan jati diri Indonesia.
“Identitas yang boleh dibawa yang boleh dikatakan terepresentasikan juga di dalam Presidensi G20,” kata Dewa Gede di Bali setelah menjadi pemateri pada seminar Udayana dengan tema "Presidensi G20: Mengkaji Peran Politik Luar Negeri Indonesia di Era Pemerintahan Jokowi." ditulis Rabu (25/5/2022).
Menurut dia kepemimpinan Jokowi semakin membuktikan Indonesia memiliki peran besar dalam penentuan kebijakan pada pemerintahan dunia. Menjadi sebuah kepercayaan yang begitu membanggakan.
Dampak positifnya, lanjut dia, akan dirasakan oleh seluruh negara peserta Presidensi G20. Meski Indonesia, lanjut dia, merupakan negara dengan jumlah umat muslim terbesar di dunia.
“Kita adalah negara muslim terbesar jadi artinya ketika ini berhasil diperankan dengan baik oleh Presiden Joko Widodo yang menikmati bukan Indonesia sendirian,” ucap Dewa Gede.
Tidak hanya itu, imbas kepemimpinan Jokowi dalam Presidensi G20 semakin menggambar kan sebuah persatuan yang solid. Khususnya sebagai negara yang menjadikan demokrasi sebagai bentuk kedaulatan.
“Tetapi orang kemudian menjadi percaya dan disaat yang sama kita adalah negara demokrasi terbesar ketiga di dunia. Dengan keberhasilan ini tentunya akan bisa membuka mata barat yang selama ini memandang dua persoalan itu,” tutup I Dewa Gede.
Baca Juga: Ada Menko Airlangga Tapi Malah Tunjuk Luhut, PKS Nilai Jokowi Frustasi Urus Minyak Goreng
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Skandal Manipulasi, Ini Saham-saham yang 'Digoreng' Belvin
-
BEI Gembok Wanteg Sekuritas, Nasabah Tidak Bisa Transaksi
-
LPS Tuntaskan Likuidasi BPR Prima Master Bank, 88 Persen Rekening Nasabah Sudah Dibayarkan
-
Menhub Pastikan Diskon Tiket Pesawat Libur Lebaran 2026 Tak Kuras Kantong Maskapai
-
Menhub Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 di 18 April
-
Harga Pangan Nasional Menghijau Hari Ini, Cabai Rawit Merah Turun Tajam
-
Harus Hati-hati, Penerapan Free Float 15 Persen Bisa Tekan Harga
-
Profil PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK), Saham yang 'Banting Stir'
-
THR ASN, PPPK, Polisi dan TNI Cair Kapan? Ini Penjelasannya
-
Perbaikan Jalan Rusak di Jalur Mudik Dilakukan Minimal 10 Hari Sebelum Lebaran