Suara.com - Pemkab Jayapura resmi menyepakati pembangunan Base Transceiver Station (BTS) atau menara telekomunikasi bersama masyarakat adat di Kampung Guryad, Distrik Unurum Guay, Kabupaten Jayapura.
Disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Jayapura Gustaf Griapon pada Selasa (31/5/2022), masyarakat di lokasi terkait telah menghibahkan sebidang tanah berukuran 10x2 meter persegi untuk pembangunan menara telekomunikasi BTS dengan ketinggian 72 meter.
"Sehingga nanti dalam proses pembangunan menara kami melibatkan masyarakat setempat," kata Gustaf dikutip dari Antara.
Ia menuturkan, masyarakat di Kampung Guryad juga akan menyiapkan material fisik pembangunan menara BTS seperti pasir, batu dan kayu.
"Tetapi semua material itu nanti dibeli oleh pihak perusahaan yakni PT. Infrastruktur Bisnis Sejahtera (IBS) sebagai pemenang tender dalam mengerjakan menara telekomunikasi di Papua," ujarnya.
Untuk pembangunan menara telekomunikasi di rencanakan akan berlangsung pada 4 Juni 2022.
"Jadi paling cepat itu 4 Juni 2022 dan paling lambat minggu ke empat bulan Juni 2022," katanya.
Ia menjelaskan, pihaknya kini telah mengunjungi lokasi pembangunan menara tersebut sehingga diharapkan masyarakat adat setempat dapat mengawal supaya proyek tersebut berjalan lancar.
"Jadi nanti di bangun satu pos penjagaan dekat menara BTS dan di situ masyarakat pemilik hak ulayat yang menempati," pungkasnya.
Baca Juga: V BTS Jadi Artis Korea Pertama yang Punya 3 OST Lampaui 100 Juta Streaming
Untuk informasi, Dinas Kominfo Kabupaten Jayapura telah melakukan pertemuan dengan masyarakat di Kampung Guryad, Distrik Unurum Guay, Kabupaten Jayapura untuk mensosialisasikan pembangunan BTS di wilayah itu pada Senin (30/5).
Berita Terkait
-
Heboh! Jungkook BTS Hapus Semua Postingan Foto di Akun Instagramnya, Ada Apa?
-
Hyundai Motorstudio Tampilkan Boyband BTS dan Test Drive Virtual Lewat Zepeto
-
Netizen Bicarakan Alasan Mengapa Penggemar Tidak Bisa Meninggalkan BTS
-
Anggota BTS Tampak Berkarisma dalam Foto Konsep versi Door dari Proof
-
V BTS Jadi Artis Korea Pertama yang Punya 3 OST Lampaui 100 Juta Streaming
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Saham Konglomerasi Berguguran dari Rebalancing MSCI, Ini Daftarnya
-
Qavah Group Mau Lipat Gandakan Investasi China ke RI
-
Harga Minyakita di Wilayah Timur Masih Melambung, Kemendag Soroti Kendala Logistik
-
Kadin China Kirim Surat Protes ke Prabowo, Keluhkan Royalti Tambang, RKAB Nikel hingga Satgas PKH
-
Pemerintah Waspadai Lonjakan Harga Gula Pasir, Skema SPHP Diusulkan
-
Siloam Tutup RUPST Tahun Buku 2025, Lanjutkan Pertumbuhan Berkelanjutan Lewat Diferensiasi Arketipe
-
Rupiah Ambruk ke Rp17.500, Pedagang Elektronik Pasar Minggu Ungkap Penjualan Telah Anjlok 50 Persen
-
Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak
-
Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen
-
Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak