Suara.com - Manajemen Kota Podomoro Tenjo menyampaikan bahwa perusahaan akan meningkatkan sistem keselamatan kerja di area pembangunan proyek kota satelit baru di kawasan Tenjo, Bogor, Jawa Barat.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya ancaman peristiwa alam maupun kejadian tidak terduga lainnya yang berkaitan dengan keselamatan kerja.
"Selama ini, kepada seluruh kontraktor dan partner yang terlibat dalam pembangunan Kota Podomoro Tenjo, kami tegaskan untuk ketat dan disiplin menjalankan prosedur keselamatan kerja. Peningkatan sistem keselamatan kerja merupakan bagian dari upaya perusahaan agar proyek Kota Podomoro Tenjo dapat dibangun dengan tingkat keselamatan kerja yang tinggi," jelas Fajar Masrur, Head of General Affairs Department Kota Podomoro Tenjo ditulis Kamis (2/6/2022).
Fajar menjelaskan bahwa sejak awal, pembangunan proyek properti di kawasan Tenjo telah menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) keselamatan kerja secara disiplin dan ketat.
Secara periodik dan berkala, koordinasi dilakukan dengan seluruh pihak yang terlibat dalam proyek pembangunan properti baik itu kontraktor, pekerja bangunan dan pendukung lainnya, sehingga pengerjaan dapat dilakukan secara optimal.
“Sosialisasi dan arahan juga dilakukan untuk memitigasi faktor cuaca yang berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja. Dari sisi keselamatan kerja, Kota Podomoro menerapkan standarisasi yang ketat dan disiplin tinggi,” jelas Fajar.
Terkait musibah yang dialami oleh pekerja bangunan di kawasan tersebut, Fajar mengatakan, pihaknya menyadari bahwa peristiwa yang diakibatkan oleh faktor alam akan dimitigasi ke depan dan pihaknya akan melakukan evaluasi mendalam bersama para kontraktor guna mengantisipasi agar musibah tersebut tidak terulang.
“Evaluasi yang disiplin dan ketat akan dilakukan dengan para kontraktor sehingga ke depan setiap pekerja semakin terlindungi dan aman dalam menjalankan tanggungjawab pekerjaannya,” kata Fajar.
Berdasarkan informasi dari pihak Polsek Tenjo, pekerja yang sedang menjalani istirahat kerja mengalami sambaran petir pada pekan lalu. Korban yang dirawat di rumah sakit kondisinya sudah berangsur pulih.
Baca Juga: Kota Podomoro Tenjo Kini Miliki Jaringan Fiber Optik
"Kami menyampaikan keprihatinan dan duka cita mendalam kepada keluarga korban meninggal dunia akibat sambaran petir. Baik manajemen Kota Podomoro Tenjo maupun pihak kontraktor akan memberikan dukungan penuh, termasuk santunan kepada keluarga korban yang meninggal dan korban luka yang saat ini sudah pulih kembali dan telah berkumpul dengan keluarganya," tegas Fajar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi
-
Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?
-
Trump Mau Pecat Gubernur The Fed, Malah Kena 'Tampar' Mahkamah Agung!
-
Kilang Terbesar Arab Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Mulai Stabil
-
Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?
-
Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh
-
Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Rinciannya
-
Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK
-
DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus
-
Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI