Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pembukaan pra perdagangan hari ini Kamis (2/6/2022) dibuka turun ke level 7.130.
Melansir data RTI, IHSG diawal pra perdagangan dibuka turun ke level 7.130 turun 18 basis poin atau melemah 0,25 persen.
Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka melemah pada awal perdagangan indeks ini turun 6,9 basis poin atau melemah 0,66 persen ke posisi 1.049.
Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 750 miliar lembar saham dengan nilai mencapai Rp1,1 triliun dengan volume transaksi mencapai 52 ribu kali.
Sebanyak 188 saham menguat, 120 saham melemah dan 231 saham belum ditransaksikan.
CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan, IHSG saat ini masih terlihat akan berada dalam rentang konsolidasi wajar.
"Peluang kenaikan belum terlihat cukup besar di tengah perekonomian yang terlihat masih cukup stabil berdasar pada data perekonomian terlansir," ujar William dalam analisanya.
Adapun sentimen dari rilis data inflasi yang akan dilansir hari ini akan turut mempengaruhi pola gerak IHSG. Lebih lanjut, William membeberkan saham-saham yang dapat dijadikan pilihan hari ini di antaranya
Adapun sentimen dari rilis data inflasi yang akan dilansir hari ini akan turut mempengaruhi pola gerak IHSG. Lebih lanjut, William membeberkan saham-saham yang dapat dijadikan pilihan hari ini di antaranya.
Baca Juga: Melesat 111 Basis Poin, IHSG Selasa Sore Ditutup Menguat ke Level 7.148
Ia memprediksi IHSG bergerak di rentang support 7.002 dan resistance 7.157.
Dia merekomendasikan sejumlah saham, yakni HMSP, KLBF, ITMG, UNVR, BBCA, BINA, WTON, SMRA, dan PWON.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
Terkini
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek