Suara.com - Inovasi Gojek yang memberikan nilai tambah kepada konsumen akan mempercepat pertumbuhan profitabilitas PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Tercermin dari kehadiran fitur GoTransit dan kepemimpinan GoFood yang berdasarkan hasil riset Tenggara Strategics menguasai layanan Online Food Delivery (OFD) di Indonesia.
"Inovasi GoTo melalui GoTransit dan kepemimpinan GoFood di online food delivery (OFD) menunjukkan potensi yang besar untuk GoTo meningkatkan GTV (Gross Transaction Value) dan pendapatannya,” ungkap CEO Sucor Sekuritas, Bernadus Wijaya ditulis Selasa (28/6/2022).
GoTransit yang merupakan inovasi dari Gojek melakukan kolaborasi dengan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI, anak usaha BUMN PT KAI) sehingga memudahkan masyarakat untuk membeli tiket KRL Commuter Line lewat aplikasi Gojek.
Melalui terobosan ini, mobilitas masyarakat dimudahkan karena bisa mengatur berbagai hal mulai dari rute perjalanan sampai dengan mekanisme pembayaran yang bisa dilakukan melalui GoPay atau LinkAja.
Melalui kerjasama dengan KCI ini GOTO melalui Gojek juga menjangkau 1,2 juta pengguna commuter line setiap harinya yang diharapkan segera meningkat menjadi 2 juta pengguna dalam waktu dekat.
Bernad mengatakan bahwa dengan kekuatan dan keunikan ekosistem yang ada, GOTO akan mampu membantu mewujudkan terintegrasinya multi-moda transportasi sehingga menciptakan efisiensi dalam mobilitas masyarakat.
Selain GoTransit, kekuatan lain yang akan mendorong peningkatan transaksi serta potensi pendapatan GOTO adalah GoFood. Bernad melihat sejak pandemi terjadi dalam dua tahun belakangan ini, transaksi OFD terus meningkat dan GoFood menjadi raja pada layanan ini.
Mengacu hasil riset “Survei Persepsi dan Perilaku Konsumsi Online Food Delivery di Indonesia" yang dipublikasikan Tenggara Strategics pada Rabu (15/6/2022) GoFood menempati urutan pertama sebagai layanan pesan antar makanan di Indonesia. Nilai transaksi atau gross merchandise value (GMV) layanan OFD menurut riset ini sebesar Rp 78,4 triliun pada 2021.
Dari jumlah tersebut, nilai transaksi platform GoFood diestimasi mencapai Rp 30,65 triliun atau menguasai 39 persen dari total GMV dan merupakan yang tertinggi. Sisanya adalah penyedia layanan OFD lainnya seperti Shopee Food dan GrabFood.
Baca Juga: Face of Jakarta: Cuan 2 Pemuda di Balik Bisnis Jasa Pembuatan Kandang Hewan
”Jika kita lihat di performa keuangan GOTO pada kuartal I 2022, terjadi peningkatan sebesar 58% pendapatan bruto dan segmen on-demand juga meningkat 44% secara year-on-year. Segmen on-demand adalah salah satu kontributor terbesar GTV dan pendapatan GoTo,” terangnya.
Melalui penguatan ekosistem GOTO di layanan on-demand, Bernad meyakini akan mendorong peningkatan transaksi di segmen lainnya yaitu financial technology khususnya GoPay dan e-Commerce yaitu Tokopedia.
”Jika bisnis on-demand GOTO seperti GoTransit dan GoFood dapat berinovasi dan meningkatkan transaksinya, berarti semakin banyak juga pengguna GoPay untuk melakukan pembayaran dan semakin banyak merchant GoFood yang menggunakan solusi merchant dari GOTO Financial. Jadi manfaatnya berputar lagi ke seluruh ekosistem GOTO dan inilah yang merupakan kekuatan utama dari GOTO dibanding kompetitor,” Bernad menjelaskan.
Khusus terkait layanan financial technology di bawah GoTo Financial, kata Bernad, sejauh ini pertumbuhan GTV-nya terbilang eksplosif.
”Fantastis hingga mencapai 91% atau sebesar Rp77,5 triliun. Hal ini menunjukkan bahwa GoTo Financial berhasil meningkatkan adopsi GoPay dan solusi lainnya untuk merchant,” imbuhnya.
Seiring dengan penguatan layanan on-demand, lanjut Bernad, GOTO terindikasi akan berinvestasi pada mitra driver yang juga menjadi garda terdepan bisnis logistiknya. Hal ini berarti akan meningkatkan kekuatan pengiriman produk hasil transaksi di Tokopedia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global
-
Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter
-
Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja
-
Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan
-
Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?
-
Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik
-
Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan
-
Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini
-
Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI
-
Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN