Suara.com - Baru-baru ini Pemerintah DKI Jakarta resmi menutup belasan gerai restoran dan bar Holywings. Hotman Paris dan Nikita Mirzani diketahui menjadi figur publik yang membeli saham di tempat tersebut, Jumlah saham Hotman dan Niki di Holywings juga diketahui cukup besar.
Pengacara kondang dan selebritis ini sepertinya harus siap-siap merugi. Keduanya telah memegang saham di restoran dan bar tersebut sejak 7 Mei 2021.
Keduanya bahkan disebut-sebut terlibat dalam proyek pengembangan Holywings di Bali. Holywings ditargetkan bakal menjadi beach club terbesar di Asia. Selain yang sedang dibangun, Holywings sudah membuka lebih dari 30 cabang di seluruh Indonesia.
Gerainya tersebar di berbagai wilayah di Indonesia, mulai dari Jakarta, Surabaya, hingga Medan, Sumatera Utara. Ke depan Holywings ditargetkan memiliki seratus cabang sehingga sahamnya bisa melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Menyoal jumlah saham, Hotman Paris diketahui memiliki sepuluh saham PT Aneka Bintang Gading, perusahaan yang membawahi pengelolaan Holywings. Holywings diketahui menyiapkan 500-an unit saham yang bisa dibeli investor dengan harga Rp1 juta untuk setiap saham.
Sementara itu, Nikita tidak pernah menyebut secara pasti jumlah saham yang dia miliki di Holywings. Namun, Niki berujar dia menginvestasikan miliaran rupiah untuk membeli saham di Holywings. Di samping dua figur tersebut pemilik saham Holywings lain adalah pengusaha Eka Setia Wijaya dan Ivan Tanjaya.
Seperti diketahui, alasan Pemda DKI cabut izin Holywings adalah ditemukan beberapa bar yang tidak memiliki dokumen resmi perizinan.
“Pertama, hasil penelitian dan pemeriksaan dokumen perizinan Online Single Submission Risk-Based Approach (OSS RBA) serta pemantauan lapangan, beberapa outlet Holywings Group yang berada di wilayah Provinsi DKI Jakarta terbukti ditemukan beberapa outlet Holywings belum memiliki sertifikat standar KBLI 56301 jenis usaha Bar yang telah terverifikasi,” ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta Andhika Permata.
Kesimpulan ini diambil setelah jajaran dinas pariwisata melakukan inspeksi lapangan bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DPPKUKM), dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).
Baca Juga: Penyidikan Selesai, Doni Salmanan Segera Diseret ke Meja Hijau
Holywings juga kembali jadi perbincangan di media sosial setelah memposting pengumuman bakal memeberikan diskon kategori minuman beralkohol bagi pelanggan bernama Muhammad dan Maria. Muhammad merupakan nama muslim yang memiliki larangan mengonsumsi alkohol.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Kena Tipu Investasi Bodong, Warga Jakarta Rugi Rp1,3 Miliar
-
Plang Nama Holywings Batam Tiba-tiba Menghilang
-
Polri Segera Serahkan Tersangka Penipuan Investasi Qoutex Doni Salmanan ke Kejari Bale Bandung
-
Ucapannya Soal Nama Muhammad Dipelintir, Deddy Corbuzier Ngamuk
-
Penyidikan Selesai, Doni Salmanan Segera Diseret ke Meja Hijau
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Dana Syariah Indonesia Kena Sanksi OJK, Gimana Nasib Uang Lender?
-
Update Iuran BPJS Kesehatan Tiap Kelas Tahun 2026, Menkeu Buka Suara
-
Duo Aguan-Salim Perkuat Cengkeraman di PANI, Bagaimana Prospeknya?
-
Daftar 70 Saham Force Delisting Awal 2026, Ada Emiten Sejuta Umat dan BUMN
-
Tarif Listrik Tidak Naik Hingga Maret 2026
-
8,23 Juta Penumpang Pesawat Wara-wiri di Bandara Selama Awal Nataru
-
Perhatian! Tarif Listrik Januari-Maret 2026 Tak Naik
-
Bea Keluar Batu Bara Belum Berlaku 1 Januari 2026, Ini Bocoran Purbaya
-
Tak Hanya Huntara, Bos Danantara Jamin Bakal Bangun Hunian Permanen Buat Korban Banjir
-
Purbaya Kesal UU Cipta Kerja Untungkan Pengusaha Batu Bara Tapi Rugikan Negara