Suara.com - Angin segar berhembus untuk nasabah PT. Asuransi Jiwa Adisarana Wanaartha (Wanaartha Life). Sebab, kerja sama dengan investor baru yang diharap bisa menyelesaikan kasus gagal bayar sudah dalam penjajakan serius dengan pihak manajemen. Progres negosiasinya kini l sudah lebih dari 50 persen.
Direktur Wanaartha Life Adi Yulistanto mengatakan meski proses negosiasi masih berlangsung, namun sudah mulai ada dokumen-dokumen tertulis yang ditandatangani dan ditujukan kepada arranger dari calon investor.
Adi optimistis investor baru bisa segera diumumkan. “Kita harap segera, dengan asumsi dokumen-dokumen yang sudah ditandatangani bisa direspons positif oleh calon investor, mohon doanya,” ujarnya, Minggu (3/7/2022).
Dia menyampaikan, proses ini sudah mencapai 20 persen jika asumsi indikatornya adalah total proses dari penerbitan Lol, Proses Negosiasi, Presentasi & Inroductary Meeting di OJK, Skema & Penawaran, hingga Realisasi Pembayaran.
“Namun jika asumsi indikatornya hanya proses negosiasi agar investor dapat masuk ke perusahaan, maka dapat diindikasikan sudah lebih dari 50%. Jadi, tergantung dari mana kita melihatnya,” kata dia.
Adi juga menyebut pembayaran ke Pemegang Polis Prioritas sudah mencapai sekitar Rp1,8 Miliar. Bahkan, Direktur Operasional Wanaartha Life Ari Prihadi Atmosoekarto menambahkan, saat ini dengan adanya gelombang ke 4 pembayaran sudah melampaui angka Rp3,250M.
Menurut Ari perusahaan membayar pada pemegang polis skala prioritas, yang terkait dengan kemanusiaan, seperti kematian, kecelakaan atau sakit. Pemegang polis prioritas saat ini sudah dibayarkan hampir 300 kali dengan empat gelombang.
Mengenai investor baru, pihaknya masih terus mematangkan perjanjian bersama broker investasi. “Masih ada satu poin yang belum sepakat, kita dari minggu lalu sudah dibicarakan terus, hari senin malam masih komunikasi. Poinnya terkait kewajiban adanya success fee. Jadi, kalau semua masuk ya tidak apa apa, wajar ada sukses fee. Tapi kalau tidak goal ya, kalau ada investor lain mau masuk boleh saja,” tuturnya di kesempatan terpisah.
Dia menyampaikan masih ada dua kandidat investor lainnya. Hanya saja, proses koordinasinya belum intens. Sedangkan, khusus satu calon investor yang sedang berproses dengan pihaknya ini sudah lama berkoordinasi.
Baca Juga: Cara Klaim Asuransi Mobil Ketika Alami Tabrakan Beruntun
Terkait pemeriksaan polisi kepada manajemen WAL yang lama, Ari berkata hal itu terkait kesalahan manajemen. “Tapi kan masih perlu dibuktikan oleh penegak hukum, saat ini kita terus perbaiki. Tapi banyak juga kita butuh dana besar, dana investor diperlukan untuk memperbaiki ini,” ujarnya.
Wanaartha Life belakangan memang kerap menyatakan tengah bernegosiasi setidaknya dengan 3 calon investor strategis, termasuk ketertarikan dari luar negeri.
Dalam sejumlah pemberitaan media pada awal Juni 2022, calon investor asal Singapura sempat disebut berminat oleh Kukuh K.Hadiwidjojo, Konsultan penyehatan Wanaartha Life. Calon investor dari Singapura yang dimaksudnya merupakan perusahaan yang bergerak di bidang insurance technology (insurtech).
Berita Terkait
-
Adrian Gunadi Telah Ditangkap, Daftar Tersangka Kasus di Sektor Keuangan yang Masih Buron
-
Utang Polisnya Rp 15 Triliun, Tapi Dana yang Dipunya Wanaartha Life Hanya Rp 260 Miliar, Bayarnya Gimana?
-
Waspada, Ada 13 Perusahaan Asuransi yang Masuk Pengawasan Khusus
-
OJK Beberkan Kelanjutan Kasus Asuransi Wanartha Life
-
Kronologi Kasus Wanaartha Life, Banyak Nasabah yang Sudah Almarhum
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Harga Bitcoin Mulai Meroket Tembus USD 80.000
-
Damai Timur Tengah Bikin Pasar Bergairah, IHSG Masih di Level 7.100 pada Sesi I
-
BRI KPR Take Over Tenor 25 Tahun, Solusi Cicilan Rumah Lebih Ringan
-
Penyebab Harga BBRI Melesat Hari Ini, Sahamnya Diprediksi Rebound Tinggi
-
Manfaatkan Reksa Dana BRI, Fakultas Pertanian UGM Beasiswai 6 Mahasiswa dari Keuntungan Investasi
-
Purbaya Anggap Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61 Persen Keajaiban: Kita Keluar dari Kutukan 5%
-
Emas Naik Pelan-pelan, Harganya Diproyeksi Bisa Tembus USD 5.200
-
Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?
-
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi
-
Platform Kripto OSL Indonesia Umumkan Migrasi Bursa dan Kliring