Suara.com - Menparekraf Sandiaga Uno meminta timnya membawa Jilus (72) ke dokter telinga, hidung, dan tenggorokan (THT). Hal itu dilakukan Sandiaga saat berkunjung ke Desa Wisata Silokek, Sijunjung, Sumatera Barat.
Jilus memiliki masalah pada pendengarannya. Padahal, Jilus sangat gemar mengaji.
"Saya mendengar katanya Bapak (Jilus) ini masih rajin mengaji, mengikuti majelis, namun karena tidak bisa mendengar, jadi tidak bisa optimal," ujar Sandiaga di kediaman Jilus, di Desa Silokek, Sijunjung, Sumatera Barat.
Saat ini, Jilus tinggal bersama istrinya yang bernama Yus (52) di sebuah rumah kayu yang berukuran kecil. Empat orang anak perempuannya menjadi ibu rumah tangga dan satu orang anak laki-lakinya merantau ke Malaysia menjadi TKI.
Sehari-hari, Jilus mencari buah pinang untuk dijual ke pengepul. Sandiaga pun meminta timnya membawa Jilus ke dokter agar diperiksa pendengaran dan penglihatannya.
"Tim saya tugaskan untuk mengecek dokter pendengarannya Pak Jilus dan juga untuk matanya dan nanti ada juga bantuan buat Ibu Yus buat usaha buah pinangnya," kata Sandiaga.
Adapun kedatangan Sandiaga di Desa Silokek terkait program Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022. Sebab, desa tersebut terpilih sebagai 50 besar desa/kampung terbaik.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Perpanjangan PPN DTP 100 Persen, Rumah Tapak di Kota Penyangga Jadi Primadona
-
Sinergi Strategis Hilirisasi Batu Bara, Wujudkan Kemandirian Energi Nasional
-
OJK Blokir 127 Ribu Rekening Terkait Scam Senilai Rp9 Triliun
-
Bulog Gempur Aceh dengan Tambahan 50.000 Ton Beras: Amankan Pasokan Pasca-Bencana dan Sambut Ramadan
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK