Suara.com - Harga emas melonjak lebih dari 1 persen pada perdagangan Kamis, karena kontraksi dalam ekonomi Amerika mendorong daya tarik safe haven dan membantu memperpanjang kenaikan yang didorong oleh nada yang kurang agresif dari Chairman Federal Reserve.
Mengutip CNBC, Jumat (29/7/2022) harga emas di pasar spot memperpanjang kenaikan didorong data tersebut, dan terakhir melesat 1,1 persen menjadi USD1.752,39 per ounce dibantu penurunan imbal hasil US Treasury.
Sementara, emas berjangka Amerika ditutup melambung 1,8 persen menjadi USD1.750,30 per ounce.
Ekonomi Amerika Serikat secara tak terduga mengalami kontraksi pada kuartal kedua, dengan belanja konsumen tumbuh pada laju paling lambat dalam dua tahun dan belanja bisnis menyusut, yang dapat memicu kekhawatiran pasar bahwa ekonomi sudah dalam resesi.
"Setelah data PDB itu mengkonfirmasi kekhawatiran resesi, trader mengantisipasi Fed akan lebih lambat untuk menaikkan suku bunga, meningkatkan selera untuk emas," papar Phillip Streible, Chief Market Strategist Blue Line Futures, di Chicago.
Suku bunga yang lebih tinggi biasanya menumpulkan daya tarik emas karena meningkatkan opportunity cost memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil itu.
Setelah pertemuan The Fed, Rabu, ketika menaikkan suku bunga sebesar tiga perempat poin persentase, Powell mengatakan kenaikan "luar biasa besar" lainnya mungkin sesuai pada pertemuan September, tetapi keputusan akan ditentukan oleh data ekonomi yang masuk.
"Inflasi tidak akan serta-merta menyusut dengan kenaikan suku bunga ini, dan mengingat tren turun dalam emas, sekarang berada pada level yang menarik dan menghadirkan peluang bagi investor yang ingin mendiversifikasi portofolio mereka," kata Michael Matousek, Head Trader U.S. Global Investors.
Sementara itu harga perak melambung 4,3 persen menjadi USD19,94 per ounce, sementara platinum turun 0,2 persen menjadi USD885,00 dan paladium melejit 2,6 persen menjadi USD2.083,69.
Baca Juga: Lagi Hoki, Wanita Ini Beli Jajanan Ciki Seharga Rp 1000 Tak Terduga Berhadiah Cincin Emas
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Harga Batu Bara Meroket Imbas Kebijakan China, Menuju Harga Tertinggi?
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Menteri PU: Tidak Ada Lagi Kabupaten/Kota Terisolasi Akibat Banjir Sumatera
-
Harga Makin Naik, Gen Z dan Milenial Kompak Borong Beli Emas
-
DBS: Ekonomi AS Bakal Masuki Era Baru, Utang Bakal Tinggi
-
Laporan Korban Makin Banyak, Ini Metode Penipuan Paling Rentan di Sektor Keuangan
-
Aliran Uang PT Dana Syariah Indonesia Diduga Masuk ke Rekening Direksi
-
Cadangan Hidrokarbon Ditemukan di Sumur Mustang Hitam, Riau
-
OJK Ungkap Dana Syariah Indonesia Terlibat Proyek Fiktif Hingga Skema Ponzi
-
Dorong Melek Keuangan, Pelajar Dibidik Buka Tabungan