- CIMB Niaga menjalankan program literasi keuangan Tour de Bank dan AMDB khusus bagi pelajar SD, SMP, serta SMA.
- Program literasi keuangan CIMB Niaga juga menjangkau mahasiswa, pendidik, disabilitas, dan pelaku UMKM, khususnya di Indonesia Timur.
- CIMB Niaga akan menggelar program literasi keuangan di 22 kota dan kompetisi Gemar Menabung secara berkelanjutan.
Suara.com - PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) terus meningkatkan literasi keuangan di Indonesia.
Salah satunya, menjalankan dua program utama literasi keuangan bagi pelajar, yaitu Tour de Bank (TDB) untuk pelajar Sekolah Dasar serta Ayo Menabung dan Berbagi (AMDB) untuk pelajar SMP dan SMA.
Direktur Compliance, Corporate Affairs & Legal CIMB Niaga, Fransiska Oei mengatakan, literasi keuangan merupakan fondasi penting dalam membangun kemandirian finansial sejak dini.
Hal ini juga membuat perseroan membidik tabungan bagi pelajar.
"Melalui pembekalan literasi keuangan yang konsisten, CIMB Niaga berharap generasi muda dapat memahami konsep keuangan dan perbankan dengan lebih baik, sehingga mampu merencanakan masa depan keuangannya secara lebih matang sekaligus mewujudkan mimpinya,” ujar Fransiska dalam siaran pers di Jakarta, Kamis (16/1/2026).
Selain pelajar, program literasi keuangan CIMB Niaga juga menjangkau mahasiswa penerima beasiswa, tenaga pendidik, teman disabilitas, serta pelaku UMKM, khususnya di kawasan Indonesia Timur.
Sementara itu, CIMB Niaga akan melaksanakan program literasi dan inklusi keuangan di 22 kota.
Kompetisi “Gemar Menabung” juga akan kembali diselenggarakan sebagai upaya berkelanjutan dalam menanamkan kebiasaan menabung secara konsisten.
Melalui program literasi dan inklusi keuangan yang berkelanjutan, CIMB Niaga berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam mendukung peningkatan indeks literasi keuangan nasional.
Baca Juga: CIMB Niaga Bidik Nasabah Kaya yang Punya Harta Rp5 Miliar
Direktur Edukasi dan Literasi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Cecep Setiawan, menyambut positif komitmen dan dukungan CIMB Niaga terhadap peningkatan literasi dan inklusi keuangan.
“Dukungan perbankan sangat penting untuk mengedukasi anak muda agar lebih bijak dalam mengelola keuangan dan menyiapkan masa depan,” tandasnya.
Berita Terkait
-
CIMB Niaga Mau Pisahkan Unit Usaha Syariah Jadi BUS
-
CIMB Niaga Siap Berikan Kelonggaran Kredit Bagi Bencana Banjir Sumatra
-
Cara Mengelola Uang Saku dengan Baik untuk Pelajar, Keterampilan yang Tak Diajarkan di Sekolah
-
Biar Masyarakat Tak Mudah Tertipu Soal Keuangan, Pemerintah Bentuk Lembaga Baru DNKI
-
Kunci "3M" dari Bank Indonesia Agar Gen Z Jadi Miliarder Masa Depan
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Harga Minyak Stabil Pasca Kenaikan Ekstrem Imbas Krisis Iran, AS dan Venezuela
-
Harga Emas Batangan Antam Terkoreksi Jelang Akhir Pekan
-
Target Harga PTBA, Sahamnya Bisa Ulangi Level Tinggi Tahun 2025?
-
Sosok Pemegang Saham FUTR: Penentu Strategi PT Futura Energi Global Tbk
-
IHSG Tembus 9.000, Nilai Kapitalisasi Pasar Tembus Rp16.512 Triliun
-
OJK Serahkan Pelaku Saham Gorengan di Pasar Modal, Ini Sosoknya
-
Dibayangi Risiko Super Glut, ICP Desember 2025 Melandai
-
Promo Indomaret Gebyar Diskon Tahun Baru, Semua Murah Hingga 21 Januari 2026
-
Duit Rp 15,72 Triliun Milik PANI Sudah Ludes, Dipakai Apa Saja?
-
175 Izin Usaha Terbit Otomatis Lewat Mekanisme Fiktif Positif, Pangkas Birokrasi!