Suara.com - Menparekraf Sandiaga Uno berkunjung ke Desa Budo, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Sandiaga secara solutif menghadirkan 5 set alat snorkeling.
Awalnya, Sandiaga berada di loket masuk wisata mangrove Desa Budo dan bertemu Edo, salah satu pengunjung yang ingin bersnorkeling. Namun, petugas loket menyebut Desa Budo belum memiliki peralatan snorkeling sendiri dan harus memesan dari tempat lain.
"Sebelumnya harus menunggu 40 menit atau sampai 1 jam untuk bisa menikmati keindahan alam bawah air melalui snorkeling, tapi dengan kehadiran kita langsung kita eksekusi alhamdulillah 5 set bisa kita hadirkan di sini," ujar Sandiaga.
Sandiaga pun tampak menyerahkan 5 set alat snorkeling tersebut ke pengelola desa wisata. Sandiaga juga memanggil Edo agar langsung mencoba peralatan snorkeling yang diberikan.
"Pak Edo, mohon maaf agak lama menunggu, tapi ga sampai 40 menit, ini saya hitung 20 menit sampai di sini. Jadi bapak dan keluarga tidak perlu khawatir, tidak perlu kecewa, ini 5 set sudah ada. Jadi kalian kan berempat, nah ini saya serahkan atas nama pemerintah pusat dan pemerintah daerah," ucap Sandiaga.
Sandiaga pun berpesan ke Rio Sahima (28), salah satu pengelola desa wisata Budo. Sandiaga berharap bantuan 5 set alat snorkeling itu menjadi modal awal.
"Ini modal awal, dan dari hasil pengelolaan ini ditabung supaya terus bisa berkembang. Sehingga nanti punya kelengkapan bukan hanya snorkeling, buat scuba juga dan lain-lain," kata dia.
Terakhir, Sandiaga menyebut solusi cepat tersebut sebagai pesan dari pemerintah. Bahwa, setiap kendala yang ada bisa diselesaikan tanpa proses yang panjang.
"Kita melihat secara langsung bagaimana solusi yang dihadirkan pemerintah. Tanpa harus lama menunggu, tanpa proposal, dan lain sebagainya, sentuhan-sentuhan kecil seperti ini," tutur Sandiaga.
Baca Juga: Menjadikan Reog Ponorogo Sebagai Event Skala Internasional
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025
-
Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar
-
DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026
-
Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa
-
Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang
-
UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI
-
Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global
-
Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun
-
Agar Subsidi Tepat Sasaran, QR Code BBM Kini Diawasi Lebih Ketat
-
Akses Sanitasi Masih Minim, Industri Arsitektur Mulai Cari Solusi