Suara.com - Penjualan produk otomotif global dari Korea Selatan menguat, menandakan rebound mereka dalam lima bulan pada Juli 2022 berkat peningkatan pasokan semikonduktor yang digunakan untuk membuat mobil.
Lima raksasa otomotif dari negeri ginseng, Hyundai, Kia, GM Korea, Renault Samsung dan Ssangyong, menjual 637.393 unit di pasar global pada Juli, naik 7,2 persen dari setahun sebelumnya.
Penjualan otomotif lokal menyusut 1,1 persen menjadi 122.134 kendaraan, tetapi penjualan di luar Korea Selatan meningkat 9,4 persen menjadi 515.259 unit.
Penyebab hal ini lantaran adanya gangguan pasokan chip yang digunakan untuk kendaraan pabrikan berkurang, memenuhi permintaan global yang lebih tinggi untuk mobil.
Penjualan mobil domestik oleh Hyundai Motor, produsen mobil terbesar di negara itu, turun 5,9 persen dari tahun sebelumnya menjadi 56.305 unit pada Juli, tetapi penjualan luar negerinya naik 6,3 persen menjadi 269.694 unit.
Pabrikan yang berafiliasi dengan Hyundai, Kia Motors secara global menjual 257.903 kendaraan pada Juli, naik 6,3 persen dari tahun lalu.
Penjualan otomotif global GM Korea melonjak 35,7 persen menjadi 26.066 unit bulan lalu, dan penjualan untuk Renault Samsung dan Ssangyong naik dua digit masing-masing menjadi 16.673 unit dan 10.752 unit.
Berita Terkait
-
Waduh, Media Asing Sebut Dua Gol Asnawi Mangkualam Hanya Keberuntungan
-
Seluruh Kota Mengalami Inflasi, Inflasi Tahunan Hampir Capai 5 Persen
-
Lucinta Luna Bukan Oplas di Korea Selatan, Lalu Dimana?
-
Stray Kids Rilis Mixtape: Time Out Hadiah Kejutan Bagi Fandom
-
Anggota BTS dan Twice Dominasi Artis Paling Banyak Dicari di Jepang
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
-
Perang Terbuka! AS Klaim Tembak Kapal Iran di Selat Hormuz
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
Terkini
-
Bank Jago Perkuat Aplikasi, Fitur Kantong dan Investasi Terintegrasi Makin Lengkap
-
Wall Street Mulai Anjlok Lagi Setelan Tensi Peran Memanas Lagi
-
IHSG Melesat, Gairah Pasar Modal di Tengah Ancaman Krisis Timur Tengah
-
Di Tengah Rupiah Melemah, Prodia Justru Gas Bisnis Stem Cell
-
Update Harga Emas Pegadaian 20 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24
-
Lulusan SMK Paling Banyak Nganggur, Pelatihan Vokasi Menjadi Penting
-
PANI Bidik Penjualan Rp4,3 Triliun di PIK 2, Ini Kata Aguan
-
OJK Desak BNI Kembalikan Dana Umat Gereja Rp28 Miliar yang Hilang
-
Target Tembus Rp563 Miliar, CBDK Optimis Properti PIK 2 Makin Dilirik Investor
-
Awas, Risiko Kebocoran Solar Subsidi Imbas Harga BBM Nonsubsidi Naik Gila-gilaan