Suara.com - FWD Insurance Indonesia jalin mitra bersama Traveloka untuk memberikan perlindungan asuransi kepada para "petualang" atau pelaku perjalanan wisata melalui produk FWD Safe Life Protection.
"Kami percaya kolaborasi dengan Traveloka melalui FWD Safe Life Protection ini dapat memfasilitasi jiwa-jiwa petualang dalam bebas melangkah tanpa rasa khawatir," kata Rudy Franto Manik, Chief of Human Resources & Marketing Officer FWD Insurance.
Dengan FWD Safe Life Protection, pengguna Traveloka akan mendapat perlindungan saat melakukan "petualangan" berupa asuransi kepada ahli waris hingga santunan pemakaman.
Premi yang ditawarkan mulai Rp60.000 sekali bayar dan otomatis terlindungi selama rentang waktu 1 tahun sejak pembelian, mencakup manfaat santunan hingga Rp150.000.000.
Selain itu, konsumen Traveloka juga otomatis mendapatkan perlindungan tanpa harus melalui proses pemeriksaan kesehatan (Guaranteed Acceptance).
Selain itu, pengguna Traveloka dapat menikmati program spesial 40 persen untuk produk FWD Safe Life Protection pada periode 25 Juli 2022 - 8 Agustus 2022 melalui aplikasi Traveloka.
Iko Putera selaku CEO of Transport, Traveloka menambahkan, “Seiring dengan kembali tumbuhnya minat masyarakat untuk melakukan beragam aktivitas gaya hidup, Traveloka ingin menghadirkan perlindungan guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada penggunanya."
"Kemitraan kami dengan FWD Insurance melalui FWD Safe Life Protection memperkuat peranan Traveloka sebagai lifestyle superapp, yang senantiasa memberikan solusi atas kebutuhan konsumennya, termasuk solusi perlindungan melalui produk asuransi," kata dia.
Mulai 27 Juni 2022, konsumen dapat membeli FWD Safe Life Protection melalui aplikasi Traveloka dengan cara masuk ke laman asuransi, pilih Asuransi Jiwa Mikro, tentukan plan yang sesuai, lalu isi formulir dengan lengkap.
Baca Juga: Wanaartha Life Beberkan Negosiasi Calon Investor Baru Sudah dari 50 Persen
Setelah melakukan pembayaran, polis elektronik akan dikirimkan ke alamat email konsumen. Manfaat yang diberikan adalah uang pertanggungan kepada ahli waris jika pihak terlindung mengalami risiko meninggal dunia, termasuk karena kecelakaan, serta memberikan santunan pemakaman.
Berita Terkait
-
Begini Cara Mudah Dapat Poin dan Diskon di Traveloka, Catat Yuk
-
Tips Traveling Nyaman dan Murah dengan Tiket Lion Air!
-
Kejagung Menang Praperadilan Kasus Dugaan Tipikor dan TPPU PT Asuransi Jiwa Taspen
-
OJK Dianggap Tak Becus Bekerja, Korban Asuransi Jiwa Kresna Layangkan Gugatan
-
Wanaartha Life Beberkan Negosiasi Calon Investor Baru Sudah dari 50 Persen
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya
-
Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka
-
Perkuat PT GMM, Bulog Fokus Jaga Kepercayaan dan Kemitraan dengan Petani Tebu Blora
-
Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja
-
PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif
-
Profil PT MMS, Perusahaan yang Dianggap Bandel di Industri Sawit
-
5 Asosiasi Pengusaha Buka Suara soal DSI, Ingatkan Risiko Ganggu Ekspor SDA RI
-
Tak Miliki Bisnis Sawit, Ini Profil PT MMSGI
-
Danantara Bongkar Borok BUMN, Catat Penurunan Aset Hampir Rp100 Triliun
-
Jelang DSI Beroperasi, Pengusaha Kompak Minta Jaminan Kontrak Ekspor Tetap Aman