Suara.com - Salah satu Kader Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang berprestasi di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Palu, Deni Setiawan (29) bercerita bagaimana menjalani peran sebagai Kader JKN yang sudah ditekuni sejak 5 tahun yang lalu. Tak sedikit penolakan yang dia rasakan, namun hal tersebut tidak pernah menghentikan langkahnya untuk tetap memberikan layanan dan informasi kepada peserta JKN.
Ditemui usai kegiatan evaluasi di kantor BPJS Kesehatan Cabang Palu, Selasa (2/8/2022), Deni begitu bersemangat untuk berbagi cerita mengenai pengalamannya selama menjadi Kader JKN.
Deni mengaku, menjadi kader JKN membawa banyak perubahan dalam kehidupannya. Awalnya dirinya suka menyendiri dan tidak suka bersosialisasi dengan masyarakat, namun setelah menjadi Kader JKN, sedikit demi sedikit dia mulai terbiasa dan berbaur dengan masyarakat.
“Profesi ini mengharuskan saya untuk melakukan pendekatan-pendekatan ke masyarakat, semua itu untuk mendapatkan kepercayaan demi komunikasi yang lebih baik. Ini sangat positif buat saya,” cerita Deni.
Deni menjelaskan, Kader JKN merupakan mitra BPJS Kesehatan yang mempunyai fungsi melakukan sosialisasi dan edukasi, memberikan informasi, menerima keluhan, pendampingan serta pengingat dan membantu pengumpulan iuran. Dia mengungkapkan, berdasarkan pengalaman di lapangan, dirinya sering juga mendapatkan penolakan saat mengunjungi peserta. Hal tersebut tentu saja tidak serta merta mematahkan semangatnya, karena baginya pekerjaan sebagai Kader JKN merupakan pekerjaan yang mulia.
“Mungkin peserta pikir saya tukang tagih jadi kalau saya berkunjung kadang dicuek, tapi itu dulu waktu awal-awal saya bertugas. Sekarang, justru peserta yang menghubungi saya jika butuh informasi, keluhan ataupun pelayanan yang lain. Bahkan saya pernah dihubungi peserta saat dini hari karena ada peserta yang gawat dan keluarganya tidak paham terkait prosedur pelayanan,” jelas Deni.
Deni tidak menampik rasa lelah yang juga kadang menghampiri, namun hal itu lenyap seketika saat melihat senyum peserta yang merasa puas akan informasi ataupun pelayanan yang dia berikan.
“Menjadi Kader JKN bukanlah pekerjaan mudah, harus bermental baja dan jangan mudah menyerah. Semua harus dijalani dengan tulus dan ikhlas agar segala pekerjaan terasa mudah dan menyenangkan,” tutup Deni.
Berita Terkait
-
Pastikan Calon Menpan-RB dari Kader PDIP, Hasto: Diumumkan Setelah 40 Hari Wafatnya Tjahjo
-
Soal Gejolak di Internal, Anggota Majelis Tinggi Demokrat: Kader yang Mundur Itu Tidak Loyal Terhadap Aturan
-
Anak Anggota DPRD Dapat Perlakuan Kasar Saat Berobat di Depok, Politisi Golkar: Pelayanannya Masih Kampungan
-
Layanan Telemedicine Tuai Respon Positif dari Peserta JKN dan Fasilitas Kesehatan
-
Wagub Uu Wajibkan Kader Posyandu Tasikmalaya Paham Dunia Digital
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok
-
Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay
-
Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen
-
IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000
-
RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan
-
Rupiah Konsisten Menguat pada Rabu
-
Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel
-
Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?
-
Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI