Suara.com - Indomaret merupakan perusahaan ritel terbesar di Indonesia yang menyediakan kebutuhan sehari-hari. Lalu siapa pemilik Indomaret?
Di Indonesia, Indomaret dikendalikan oleh PT Megah Eraraharja yang merupakan bagian dari perusahaan induk Salim Grup. Bosnya adalah orang terkaya ketiga di Indonesia pada 2021, Anthony Salim.
Indomaret juga terafiliasi dengan Indoritel Makmur Internasional (DNET), di mana AnthonySalim memiliki 25,30% saham pribadi di dalamnya. Kemudian PT Megah Eraraharja juga memegang 25,14% saham.
Namun, pemegang saham terbesar adalah Hannawell Group yakni 39,35%. Walau demikian, jika ditotal pemegang saham terbesar DNET tetap Salim Group yakni akumulasi dari saham pribadi Anthony Salim dan PT Megah Eraraharja. Saat ini Indomaret memiliki sekitar 20.000 gerai di seluruh Indonesia sejak pendirian pertamanya pada 1988.
Di samping Indomaret, DNET juga memegang kendali atas ritel lain yakni gerai ayam goreng cepat saji KFC dan Nippon Indosari Corpindo yang memproduksi Sari Roti.
Dalam setahun dari bisnis Indomaret saja DNET meraup laba hingga lebih dari Rp90 triliun. Laba ini jauh lebih tinggi jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kekayaan Anthony Salim tercatat 8,5 miliar dolar AS atau lebih dari Rp126 triliun.
Tidak hanya Indomaret, Anthony Salim juga berinvestasi dalam sejumlah lini bisnis yang dinaungi Salim Grup. Dua yang paling besar adalah PT Indofood Sukses Makmur dan PT Bogasari Flour Mills.
Beragam produk beredar di masyarakat lewat dua perusahaan ini. Di sektor mie instan PT Indofood terkeal dengan produksi Indomie yang diekspor ke seluruh dunia. Selain itu ada pula Sarimi dan Supermi. Laporan pada 2009 perusahaan ini bahkan mencatat laba bersih Rp2 triliun.
Kemudian, Bogasari juga terkenal dengan produk tepung terigu seperti Bogasari Segitiga Biru, Kunci Biru, dan Cakra Kembar. Bahkan minyak goreng Bimoli dan mentega Simas Palmia adalah produk hasil inovasi Anthony Salim.
Baca Juga: Harga Minyak Goreng di Indomaret dan Alfamart Hari Ini Anjlok Jadi Murah Banget
Di akhir 2021 lalu, Anthony Salim tercatat dalam daftar 20 pengusaha tersukses versi Majalah Fortune. Dia dianggap sukses dalam inovasi bisnis bidang ritel dan pangan. Kini Anthony juga dikabarkan tengah mengincar sebuah perusahaan gula di Filipina.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Kasir Indomaret Kena Gendam, Uang Rp 1 Juta Raib, Warganet Ngaku Seram
-
Didukung Faspay, Belanja di Klik Indomaret Bisa Bayar Secara Online
-
Viral, Pembeli Protes Kepada Karyawan Minimarket, Ngaku Curiga Ditipu
-
Video Duit di Laci Kasir Raib Misterius Bikin Merinding, Publik: Tuyul Udah Main di Indomaret Gaes
-
Harga Minyak Goreng di Indomaret dan Alfamart Hari Ini Anjlok Jadi Murah Banget
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Utang Pinjol Warga RI Tembus Rekor Rp100 Triliun, Mulai Banyak yang Gadai Barang
-
Kekayaan Donald Trump Meningkat jadi Rp107 Triliun di Tengah Konflik Perang
-
Elnusa Perkuat Transformasi Sebagai Low-Cost Operator, Targetkan Efisiensi Operasi Hingga 25%
-
Sah! Menkeu Purbaya Restui Penggunaan Dana Desa Untuk Kopdes Merah Putih
-
IHSG Babak Belur Terkoreksi 14%, Asing 'Kabur' Rp 23,34 Triliun dari Pasar Saham
-
BREN dan DSSA Masuk List HSC, Harga Sahamnya Anjlok di Tengah Ancaman Delisting
-
94.294 Nomor Kontak Diblokir, Dana Penipuan Hampir Rp600 Miliar
-
Harga Minyak Brent Tembus 111 Dolar AS, Iran Syaratkan Ganti Rugi Perang
-
Harga Emas Antam Ambruk Rp26 Ribu
-
Dolar AS Naik, Rupiah Makin Anjlok ke Level Rp17.006