Suara.com - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) meresmikan bantuan pembangunan TPQ Mujahadah serta bantuan renovasi Masjid dan TPQ Manba’ul Ulum, di Kabupaten Gresik Jawa Timur.
Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti yang dilakukan oleh Direktur Utama SIG, Donny Arsal dalam rangkaian kegiatan Istighotsah Kubro dan pemberian santunan kepada anak yatim yang dilaksanakan pada, Senin (15/8/2022) di Wisma A.Yani, Gresik.
Bantuan kepada TPQ Mujahadah senilai Rp1,7 miliar digunakan untuk membangun 12 ruang kelas, 2 ruang guru, 1 kantin dan musala, 1 ruang perpustakaan dan praktik salat serta 6 kamar mandi. Sementara itu bantuan untuk Masjid dan TPQ Manba'ul Ulum Gresik senilai Rp380 juta digunakan untuk memperluas area ibadah, perusahaan juga untuk memberikan bantuan air bersih dan listrik.
Direktur Utama SIG, Donny Arsal menjelaskan, kegiatan ini merupakan sebuah momentum yang baik, sebagai wujud rasa syukur atas pendirian Pabrik Gresik.
"Di tengah kondisi industri yang semakin kompetitif dan persaingan yang ketat, manajemen bersama karyawan melakukan ikhtiar terbaik agar bisa mempertahankan dan meningkatkan daya saing Perusahaan di industri building material," kata Donny Arsal dalam keterangan persnya di Jakarta, Rabu (17/8/2022).
Menurutnya, keberhasilan SIG selama ini tentu tak lepas berkat doa para kiai dan ulama.
"Semoga SIG Group terus tumbuh dan berkembang di kemudian hari dan memberikan manfaat bagi pemegang saham, masyarakat dan negara,” kata Donny Arsal.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur, Drajat Irawan mengapresiasi dan berterima kasih atas terselenggaranya acara ini karena dapat menjalin silaturahmi antara stakeholders, pemerintah, ulama, tokoh masyarakat serta karyawan SIG.
Menurut Drajat Irawan, Jawa Timur saat ini mengalami peningkatan ekonomi dibanding tahun sebelumnya. Peningkatan ekonomi tersebut salah satunya didukung oleh pertumbuhan sektor industri.
Baca Juga: Semen Gresik Bersama SIG Fasilitasi Petani Rembang Kembangkan Klaster Industri Jagung
"Hal ini mengindikasi, SIG dan industri turunannya juga bertumbuh, sehingga berdampak pada neraca perdagangan Jawa Timur yang mengalami surplus, berbagai capaian tersebut, patut disyukuri," kata
Berita Terkait
-
Pasar Murah BUMN, 5.000 Paket Sembako SIG Terjual Habis di Rembang
-
BUMN Semen Indonesia Genjot Penggunaan Produk Dalam Negeri
-
Raup Laba Rp2,02 Triliun, SIG Setor Dividen ke Kas Negara Rp522 Miliar
-
Ikuti Arahan Erick Thohir, Semen Indonesia Klaim 48 Persen Karyawannya Milenial
-
PT Semen Indonesia Tbk Berencana Right Issue, Catat Tanggalnya!
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
DJP Ungkap Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta di H+1 Lebaran
-
Jelang Deadline, Jumlah Wajib Pajak Lapor SPT Tembus 8,7 Juta
-
Hari Air Sedunia: Ini Sederet Kisah Pertamina dari Ujung Papua hingga Wilayah Bencana
-
Jadwal Operasional BRI Pasca Libur Lebaran 2026
-
Harga Minyak Naik, Prabowo Kebut Proyek PLTS buat Gantikan Tenaga Diesel
-
Seluruh Rest Area di Tol Cipali Akan Berlakukan Sistem Buka Tutup
-
Biang Macet Saat Mudik Terungkap! 21 Ribu Kehabisan Saldo E-Toll
-
Jangan Lupa! Besok Pasar Saham RI Kembali Dibuka, IHSG Diproyeksi Anjlok
-
Gegara Selat Hormuz Tutup, Harga BBM di AS Tembus Rp 68.000
-
BRILink Agen Bukukan Transaksi Rp1.746 Triliun: Bukti BRI Percepat Inklusi Keuangan Nasional