Suara.com - Investasi properti saat ini hanya bertumpu pada Pulau Jawa saja. Padahal, banyak daerah lain yang memiliki potensi untuk bisa berinvestasi properti, salah satunya kota Medan.
CEO Indonesia Property Watch Ali Tranghanda mengatakan, Medan menjadi kota yang prospektif untuk investasi properti. Lantaran, terletak pada posisi strategis di Selat Malaka dan berbatasan langsung dengan Malaysia, Singapura, dan Thailand menjadikan kota Medan sebagai gerbang aktivitas perdagangan.
Sehingga, tutur dia, secara praktis membuat kebutuhan akan properti pun meningkat di wilayah tersebut.
"Banyak pelaku bisnis yang singgah di wilayah Medan untuk keperluan perdagangan ekspor dan impor membuat demand properti meningkat," ujar Ali di Jakarta, Senin (22/8/2022).
Selain itu, Medan juga dapat dimanfaatkan oleh para pengusaha yang aktivitas perdagangannya berorientasi impor dan ekspor sehingga meningkatkan efisiensi operasional bisnis.
Tak hanya itu, tambah Ali, memiliki properti di wilayah strategis ini pun dapat menjadi aset investasi yang menguntungkan.
"Medan menjadi kota dengan peningkatan harga properti tertinggi di semester I tahun 2022," kata dia.
Maka dari itu, tak heran banyak pengembang properti yang tertarik membangun kawasan properti di Medan. Salah satunya, PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) yang membangun kawaan apartemen Podomoro City Deli Medan.
Assistant Vice President Marketing Podomoro City Deli Medan Yenti Lokat menjelaskan Podomoro City Deli Medan telah melakukan pencapaian yang luar biasa di tengah situasi ekonomi yang penuh tantangan. Pengembangan apartemen terus dipercepat untuk memenuhi permintaan pasar.
Baca Juga: Groundbreaking Bukit Podomoro Jakarta Dongkrak Ekonomi Jakarta Timur
"Di tengah situasi dinamis, Podomoro City Deli Medan kawasan superblok terintegrasi Mahakarya terbaik Agung Podomoro yang berada di wilayah Medan, Sumatera Utara ini terus memperkuat inovasi melalui produk propertinya. Salah satu langkah konkrit yang dilakukan yakni dengan terus mengembangkan Victory Tower, apartemen premium dan Office Tower Podomoro City Deli Medan," katanya.
Daya beli masyarakat yang semakin meningkat terutama pada produk-produk Podomoro City Deli Medan, yang salah satunya dipengaruhi oleh Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) Nol Persen. Hal ini juga sejalan dengan insentif yang diberikan oleh Pemerintah hingga akhir tahun 2022 untuk sektor properti tanah air.
"Lokasinya sangat pride dan berada di jalan utama, sehingga investor tidak ragu dalam berinvestasi, apalagi kawasan ini sudah menjadi ikon hunian terintegrasi di wilayah Sumatera Utara," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Dasco: DPR Malam Ini Lembur Kerjakan UU P2SK, Akan Difinalisasi Besok
-
Dadan Hindayana Berencana MBG Dibagikan di Arab Saudi Sebelum Dicopot
-
Neraca Perdagangan RI Surplus 72 Bulan Beruntun di April 2026, Tapi Terendah dalam 5 Tahun
-
Impor RI Melonjak 25,21 Miliar USD April 2026, Sektor Migas Naik Tajam 82%
-
Premi Bisnis Baru Asuransi Jiwa Tumbuh 5 Persen
-
Demi Stok Tak Langka, ESDM Bisa Setiap Saat Stop Ekspor Perusahaan Migas
-
Asurasi Inhealth Ubah Identitas, Jamin Tak Kurangi Layanan ke Nasabah
-
Perusahaan Logistik Gali Cuan Bisnis Jastip di Ajang PRJ
-
Bukan Sekadar Tren, Ini Alasan Web3 Bakal Mengubah Karier dan Bisnis Masa Depan
-
Dana Asing Hengkang Rp 1,37 T Meski IHSG Menguat, Saham Prajogo Pangestu Jadi Sasaran