Suara.com - Memiliki binatang peliharaan merupakan bagian dari gaya hidup beragam kalangan masyarakat. Hewan, bagi sebagian orang, bahkan bisa dianggap sebagai sahabat setia layaknya hubungan sesama manusia. Tren mendirikan bisnis Cat Shop kemudian makin laris-manis setelah kebiasaan memelihara binatang ini makin umum dilakukan.
Memulai Cat Shop tidaklah susah. Jika kamu membayangkan keribetan mendatangkan dan merawat berbagai macam hewan, bisnis ini bahkan bisa dimulai dengan membuka toko yang menyediakan berbagai macam kebutuhan binatang peliharaan, antara lain pakan kucing, shampoo anjing, dan kandang.
Bisnis kemudian bisa berkembang dengan menyediakan jasa penitipan hewan skala terbatas sebelum akhirnya memutuskan untuk membuka toko yang menjual hewan peliharaan.
Langkah-langkah pengembangan ini diperlukan sebelum akhirnya memutuskan untuk menjual binatang peliharaan. Pasalnya bisnis ini tak cuma butuh modal besar, tetapi juga perizinan untuk menjual hewan serta memastikan bahwa seluruh binatang dalam keadaan sehat. Modalnya ada pada kisaran ratusan juta rupiah.
Namun, sebelum sampai ke sana ada beberapa langkah yang bisa dimulai untuk mendirikan bisnis Cat Shop, ini beberapa di antaranya.
1. Bergabung Ke Komunitas Pecinta Hewan
Mencari komunitas bagi para pebisnis sama artinya dengan mencari peluang pasar. Usahakan pebisnis memiliki komunitas yang akan membeli produk-produknya. Komunitas juga bisa berfungsi untuk menganalisis kebutuhan para pemelihara hewan dan menemukan peluang produk yang bisa dijual.
2. Pilih Lokasi Strategis
Jika kamu ingin membuka toko offline, pertimbangan lokasi menjadi salah satu hal yang krusial. Pastikan lokasi jualanmu mudah dijangkau dan memang dekat dengan komunitas pecinta hewan.
Baca Juga: Gemas! Begini Jadinya Ketika Kucing Ikut Lomba Agustusan, Hadiahnya Tumpukan Makanan
3. Rekrut Dokter Hewan
Bagian penting yang tidak boleh terlewat saat membuka bisnis Cat Shop adalah memastikan hewan yang dijual tetap sehat dan layak dipelihara. Untuk itu jasa dokter hewan dibutuhkan untuk mengecek kesehatan setiap hewan yang akan dijual. Dokter hewan bahkan sudah dibutuhkan sejak kamu ingin mengembangkan tempat penitipan hewan.
Keberadaan tenaga kesehatan ini secara langsung akan mempengaruhi kualitas hewan peliharaan sehingga menambah kepercayaan pelanggan.
4. Buka Layanan Edukasi
Meski banyak diminati, tak bisa dipungkiri bahwa masih ada pemelihara hewan yang minim edukasi tentang kesehatan peliharaannya. Untuk itu, Cat Shop mestinya perlu untuk memberikan layanan ini. Layanan edukasi juga dapat dipandang keunggulan dari Cat Shop-mu karena tidak semua tempat menyediakannya. Dengan demikian, Cat Shop juga tidak melulu soal membangun bisnis namun juga kepedulian terhadap hewan peliharaan.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Hits Lifestyle: Koki Istana Bongkar Makanan Ratu Elizabeth, Kate Middleton Naik Pesawat Kelas Ekonomi
-
Gara-Gara Kucing Liar, Branding BCA Langsung Melejit, Dipuji Setinggi Langit Sama Warganet
-
Pria Ini Kaget Temukan Pasangan Bermesraan di Rumah, Ternyata Sosok Pelakunya Bikin Viral
-
Gadis Ini Selfie Sama Kucing, Hasil Fotonya Bikin Bengek
-
Gemas! Begini Jadinya Ketika Kucing Ikut Lomba Agustusan, Hadiahnya Tumpukan Makanan
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN