Suara.com - Memasuki penghujung tahun 2022, Fox Logger sebagai pemain terbesar GPS Tracker di Indonesia semakin serius dalam menggodok rencana serta persiapan menuju IPO (initial public offering) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Rencana dan persiapan IPO tersebut, diungkap Alamsyah Cheung, CEO Fox Logger, merupakan bagian dari strategi pengembangan perusahaannya.
Sebagai startup teknologi, kata Alamsyah, tantangan awal sudah dilewati. Perlahan tapi pasti, Fox Logger terus tumbuh dengan satu strategi: mengandalkan keuntungan yang diperoleh dari operasionalnya. Reinvestasi pun dilakukan dari waktu ke waktu, terutama untuk inovasi produk, teknologi, maupun layanan agar Fox Logger bisa menjadi yang terdepan di tengah kompetisi.
“Selama 8 tahun terakhir ini kami telah tumbuh mengesankan. Bahkan di tengah pandemi, penjualan kami terus tumbuh. Dari sanalah kami melakukan reinvestasi,” katanya.
Menghadapi tantangan yang lebih besar, serta demi menggapai pertumbuhan yang lebih cepat, kini Fox Logger mengubah strategi yang selama ini diandalkan. Menyadari dibutuhkannya tambahan dana operasional yang lebih besar agar tetap unggul di medan persaingan, Fox Logger menempuh jalur IPO demi meraih dana segar dari publik.
“Dengan menggunakan dana yang didapat dari IPO nanti, maka kami akan dapat merealisasikan rencana kerja pendek dan menengah panjang dalam satu kesatuan waktu,” ujar Alamsyah.
Alamsyah meyakini kemampuan Fox Logger yang terus berkembang menjadi pemain utama GPS Tracker di Indonesia bisa meyakinkan investor publik kelak saat IPO.
“Kami yakin, prestasi yang sudah kami torehkan selama ini akan menimbulkan kepercayaan kalangan investor atas keunggulan bisnis Fox Logger, juga atas kompetensi manajemen Fox Logger dalam hal value creation sehingga perusahaan terus mencetak keuntungan,” tegas Alamsyah.
“Yang membedakan Fox Logger dengan perusahaan lain sejenisnya adalah kejelian membidik pasar serta kehati-hatian dalam setiap perencanaan dan eksekusi yang terbukti menghasilkan keuntungan yang baik untuk perusahaan,” dia menambahkan.
Khusus untuk IPO, dengan melepas sekitar 20% saham, Fox Logger menargetkan bisa meraup dana segar hingga Rp100 miliar. Selain untuk investasi di teknologi dan dana operasional untuk belanja barang tambahan demi memperbesar volume penjualan, dana itu rencananya juga akan digunakan untuk penguatan perusahaan dari segala sisi, termasuk merekrut eksekutif andal yang akan membuat manajemen Fox Logger makin tangguh.
Baca Juga: Banyak yang IPO di Pasar Modal, Tapi Bos BEI Ingin Kualitas Emiten Diperhatikan
“Kami hanya berencana melepas sekitar 20% saja, tapi bisa jadi lebih karena kami masih menggodok berapa banyak kebutuhan dana yang diperlukan untuk bisa mengeksekusi rencana kerja ke depan,” tandasnya.
“Intinya, Fox Logger akan berupaya membuat dirinya menjadi perusahaan teknologi yang bisa tumbuh berkembang secara konsisten dan sustain bersama kalangan investor,” dia memungkas.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Program PINTAR OJK Resmi Hadir, Ini Cara Baru Investasi Reksa Dana yang Aman
-
Bos BP BUMN Jamin Pemenuhan Seluruh Hak Korban Tabrakan Kereta Api
-
Siapa yang Tanggung Biaya Pengobatan dan Pemakaman Korban Tabrakan Kereta Api
-
Profil Green SM, Taksi Listrik Vietnam yang Viral Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Green SM Buka Suara Usai Keterlibatan Taksi dalam Kecelakaan KA di Bekasi
-
Imbas Tabrakan KRL dengan KA Agro Bromo Anggrek, Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara
-
Dana Asing Keluar Rp 2 Triliun dari Pasar Saham RI Hari Ini, Paling Banyak di BCA
-
Terpusat di Jawa dan Tergantung Musim, Masalah Stabilitas Stok Pangan Indonesia
-
Purbaya Ultimatum Asosiasi Reksa Dana: Sekarang Saya Ikut Awasi, Macam-macam Saya Hajar!
-
Cegah Diabetes hingga Hipertensi, Pemerintah Siapkan Label Khusus di Makanan