Suara.com - Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman ternyata tak cukup puas dengan banyaknya jumlah perusahaan yang telah resmi melantai bursa dengan skema Intial Public Offering (IPO) hingga saat ini.
Tercatat, saat ini sebanyak 804 emiten telah resmi menjadi perusahaan publik dengan 4 juta investor saham.
Namun terdapat beberapa hal yang menjadi Perkerjaan Rumah (PR) yang menjadi perhatian Iman kedepannya. Salah satunya soal kualitas emiten baru yang perlu untuk diperhatikan.
“Tapi kita tidak hanya akan meningkatkan kuantitas saja, juga harus memperhatikan kualitas emiten baru,” kata dia dalam sambutan perayaan 45 tahun diaktifkan kembali pasar modal, Rabu(10/9/2022).
Ia melanjutkan, jumlah investor saham juga telah mencapai 4 juta SID (Single Investor Identification), Jumlah ini setara dengan 4 kali lipat dari jumlah SID tahun 2017. Menariknya dari 4 juta investor, 59 persen datang dari investor berusia kurang dari 30 tahun.
“Tapi sayangnya, dari 4 juta investor hanya 200-300 ribu SID yang aktif bertransaksi, ini juga menjadi perhatian kami untuk meningkat jumlah investor aktif,” kata dia.
Pada sisi lain, dia menerangkan akan terus melakukan pendalaman pasar dengan mengeluarkan produk produk baru. Misalnya produk struktur waran.
“Jika berkaca di bursa lain, transaksi struktur waran dapat menyumbang 10-20 persen dari total nilai transaksi harian,” pungkas dia.
Baca Juga: Stockbit Gelar Kompetisi Trading Saham
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Waspada! Modus Phishing hingga Social Engineering Masih Intai Nasabah Bank
-
Pemerintah Klaim Harga Pangan Masih Stabil Jelang Imlek dan Ramadan
-
BUMN Kerahkan Produk Unggulan untuk Pemulihan Pascabencana Banjir Sumatera
-
Ubah Indentitas, Mayoritas Bisnis PIPA akan Lebih Condong ke Migas
-
Pastikan Harga Rumah Subsidi Tak Melejit, Menteri PKP: Program Gentengisasi Masih Dikaji!
-
Tok! Pemerintah Gratiskan PPN 100 Persen untuk Tiket Pesawat Lebaran 2026, Cek Syaratnya
-
DJP Endus Pengemplang Pajak di Sektor Baja dan Hebel
-
Alasan Pemerintah Gunakan Beras Bulog untuk Jemaah Haji
-
Layanan Perbankan Kini Bisa Diakses Lewat Smartwatch
-
11 Juta PBI BPJS Kesehatan Mendadak Nonaktif, Bagaimana Dana Jaminan Sosial Dikelola?