Suara.com - Perdagangan aset kripto Bitcoin pada 157 bursa di dunia diprediksi mencapai nilai yang tidak sesuai dengan harapan. Hal ini disampaikan Forbes usai melakukan riset terkait.
Salah seorang kontributor Forbes yang fokus pada aset digital, Javier Pax mengatakan, ia menemukan ketidakcocokan antara data perdagangan BTC dengan laporang transaksi oleh bursa. Terutama bagi transaksi kecil.
Bahkan, menurutnya, ada beberapa pihak yang merupakan pedagang kripto memiliki aktivitas transaksi yang menurun lebih 95 persen dibandingkan dengan laporan yang disampaikan.
Hal ini sama dengan laporan Bitwise Asset Managemen pada 2019 silam yang mengklaim bahwa 95% dari volume perdagangan kripto yang dilaporkan bursa telah dipalsukan. Data terkait juga menyebutnya sebagai 'hasil dari perdagangan pencucian non-ekonomi'.
"Lebih dari setengah dari semua perdagangan yang dilaporkan kemungkinan palsu atau non-ekonomis," kata Pax, dikutip via Warta Ekonomi.
Berdasarkan data yang disampaikan, volume transaksi BTC harian global mencapai US$128 miliar pada 14 Juni. Jumlah itu 51% lebih rendah dari US$262 miliar yang akan didapat dengan mengambil jumlah volume yang dilaporkan sendiri dari berbagai sumber.
Selain itu, menurut Pax, jika volume perdagangan yang dilaporkan untuk BTC tidak dapat dipercaya, maka metrik untuk aset yang lebih kecil dari BTC patut dipertanyakan.
Hal ini jadi sorotan karena memperlihatkan minat investor terhadap aset tersebut. Dengan adanya temuan ini, tentu akan merubah pandangan investor terhadap aset digital.
Baca Juga: BTC melemah, Dogecoin Shiba inu mengalami peningkatan
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat
-
Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56
-
Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?
-
Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?
-
Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis
-
Peruri Tegaskan Keberlanjutan Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Strategi Ciptakan Nilai Bersama
-
Tokopedia Perkuat Bisnis Kesehatan Digital
-
Konflik di Selat Hormuz Bikin Ekspor Perhiasan Indonesia Terancam Rontok
-
Rupiah Tembus Rp17.803, Pengusaha Dilema: Naikkan Harga atau Menyerah
-
Pelaku UMKM hingga Investor Asing Kini Bisa Urus Bisnis dalam Satu Platform