Suara.com - PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), pionir penjaminan kredit di Indonesia, berkomitmen untuk senantiasa menghadirkan pelayanan prima bagi seluruh mitra kerja perusahaan.
Untuk memperkuat pelayanannya di wilayah Jawa Barat, Jamkrindo melakukan peresmian Gedung baru Kantor Wilayah IV dan Kantor Cabang Bandung di Jl Soekarno hatta 774.
Plt Direktur Utama, sekaligus Direktur Operasional dan Jaringan PT Jamkrindo, Kadar Wisnuwarman, mengungkapkan semangat transformasi menjadi landasan Jamkrindo dalam bergerak menjadi penyedia jasa penjaminan terdepan dan terpercaya.
Serangkaian transformasi telah dilakukan mulai dari struktur organisasi, manajemen sumber daya manusia (SDM), sistem teknologi, bisnis dan operasional, tata kelola perusahaan yang baik serta manajemen risiko guna memperkuat kinerja perseroan secara berkelanjutan.
Dari sisi pelayanan dan jaringan, berbagai inovasi dihadirkan seperti penjaminan online, digital business unit, dan marketing point di berbagai wilayah Indonesia dalam rangka peningkatan aksesibilitas finansial UMKM dan Koperasi.
“Peresmian Gedung baru Kantor Wilayah IV dan Kantor Cabang Bandung merupakan salah satu inisiatif strategis perusahaan untuk memperkuat pelayanan terhadap para mitra perusahaan baik perbankan, lembaga keuangan nonbank dan juga para pelaku UMKM,” ujarnya.
Ia mengatakan di tengah segala kemajuan digital dan sistem teknologi, aspek physical evidence berupa jaringan fisik kantor wilayah dan cabang yang representatif juga merupakan salah satu aspek penting mendukung pelayanan yang prima.
Kantor Wilayah IV dan Kantor Cabang Bandung memiliki peran dalam mendukung visi Jamkrindo untuk menjadi pilihan utama pelaku usaha dalam layanan penjaminan dalam mendukung pertumbuhan dan pemerataan perekonomian nasional.
Secara umum potensi UMKM di wilayah Jawa Barat masih sangat besar, mengingat ekosistem industri yang end-to-end sudah mulai terbentuk di wilayah Jawa Barat.
Selaras dengan berbagai upaya pemulihan ekonomi di Jawa Barat, pada triwulan IV 2021, kondisi stabilitas keuangan Jawa Barat terpantau dalam kondisi yang baik.
Baca Juga: Jamkrindo Raih Penghargaan Inovasi Suretyship Online
Kinerja penyaluran kredit perbankan di Jawa Barat juga tercatat sangat baik dengan pangsa 8,32% dari nasional atau dengan kata lain merupakan Provinsi penyalur kredit terbesar kedua setelah DKI Jakarta.
“Dengan potensi yang besar tersebut, maka peluang bagi perusahaan penjaminan untuk meningkatkan aksesibilitas finansial para pelaku UMKM semakin terbuka lebar” ungkapnya.
Ia mengungkapkan Kantor Wilayah IV Bandung sampai dengan bulan Juli 2022 telah mencatat volume penjaminan sebesar Rp 13,6 triliun naik sebesar 42,09% secara year on year.
“Dengan adanya relokasi ke Gedung baru yang diresmikan hari ini diharapkan kinerja Kantor Wilayah Bandung dan Cabang bandung semakin lebih baik lagi dimana gedung baru membawa konsekuensi untuk menjaga dan meningkatkan kualitas layanan kepada mitra,” ujarnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI
-
Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan
-
Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi
-
WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat
-
Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas
-
Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN
-
Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja
-
Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik