Suara.com - Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri bersama Bank BRI kembali membagikan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Kali ini, sebanyak 1.000 paket sembako dibagikan untuk tukang becak di kawasan Kemayoran, Jakarta Utara.
"Kita melaksanakan bakti sosial pembagian sembako salah satunya ini di berikan kepada masyarakat yang membutuhkan, dengan abang-abang becak dan abang bentor (becak motor), kata Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol Aan Suhanan di lokasi.
Aan mengatakan, pembagian sembako ini dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Lalu Lintas Bhayangkara ke-67. Aan mengarakan, sebanyak 107.200 paket sembako akan dibagikan ke seluruh Indonesia.
"Tahun ini ada sekitar 100 ribu lebih sembako yang dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan ini seluruh Indonesia. Kemudian ditambah dengan teman-teman dari Polda melakukan kegiatan yang sama, yakni bakti sosial," tuturnya.
Selain bakti sosial, Aan menyebut Korlantas Polri juga menggelar bakti kesehatan. Dua kegiatan ini akan digelar hingga 22 September 2022 mendatang.
"Kemudian selain bakti sosial kita juga melaksanakan bakti kesehatan, ini akan terus dilaksanakan sampai tanggal 22 nanti," terang Aan.
Sementara itu, Pram Purnama Eksekutif Vice Presiden Bank BRI sangat mengapresiasi sinergi Bank BRI dan Korlantas Polri dalam hal kegiatan kemanusiaan. Pram berharap, kegiatan ini memberikan masyarakat banyak manfaat.
"Alhamdulillah pada kesempatan hari ini kami bisa mendampingi temen-temen dari Korlantas untuk bisa menyampaikan tali asih sebagai bentuk kepedulian kami mensupport kegiatan polri dalam rangka menyambut HUT-nya dengan berbagi pada abang becak dan bentor yang memang membutuhkan. Semoga bermanfaat," katanya.
Para tukang becak yang mendapat bantuan sembako pun bersama-sama mengucapkan terimakasih untuk Korlantas Polri. Mereka mendoakan agar Korlantas Polri selalu sukses.
Baca Juga: Libur Musim Kompetisi, Borneo FC Rotasi Struktur Manajemen
Sebelumnya, Korlantas Polri juga telah membagikan ribuan paket sembako ke pengendara ojol, supir angkutan umum, nelayan, dan masyarakat membutuhkan dari berbagai profesi lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun