Suara.com - PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) menerima apresiasi penghargaan dalam ajang Infobank The Best State-Owned Enterprise Award 2022 sebagai anak perusahaan BUMN dengan predikat prestisius yakni “Sangat Bagus” dalam kategori Kelompok BUMN Perusahaan Pembiayaan.
Penghargaan ini diberikan berdasarkan hasil riset Biro Riset Infobank yang mengadakan penilaian atau rating terhadap kinerja perusahaan-perusahaan pelat merah atau badan usaha milik negara (BUMN) yang basis penilaiannya adalah kinerja. Penilaian dilakukan berdasarkan kinerja keuangan periode tahun buku 2020-2021.
Berdasarkan data rating, dari lima aspek penilaian yakni pertumbuhan yang indikatornya adalah aktiva, ekuitas, pendapatan usaha, dan laba tahun berjalan; rasio aktiva lancar terhadap kewajiban jangka pendek; solvabilitas; efisiensi yang dicerminkan oleh rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO); dan rentabilitas yang indikatornya rasio laba usaha terhadap pendapatan usaha (return on asset/ROA), return on equity/ROE), Jamkrindo mendapat nilai sempurna di empat aspek penilaian, yaitu pertumbuhan, rasio aktiva lancar terhadap kewajiban jangka pendek, efisiensi yang dicerminkan oleh rasio BOPO, dan rentabilitas. Sedangkan, untuk aspek solvabilitas, nilainya mendekati sempurna.
Di sisi pertumbuhan, tahun lalu Jamkrindo membukukan laba bersih Rp1,07 triliun atau tumbuh 133,71% secara tahunan. Kenaikan laba didongkrak oleh besarnya volume penjaminan Jamkrindo sampai dengan periode Desember 2021 yang mencapai Rp247,61 triliun.
Selain itu, Jamkrindo mencatatkan cadangan klaim senilai Rp5,66 triliun atau naik 41% dari tahun sebelumnya dengan memiliki cash flow operasi positif. Pertumbuhan pencadangan klaim ini merupakan strategi perusahaan untuk memitigasi risiko dan menjaga kinerja perusahaan di tahun berikutnya. Jamkrindo mencatatkan aset pada 2021 sebesar Rp25,35 triliun, naik 32,57% dari tahun sebelumnya sebesar Rp19,12 triliun.
Direktur Bisnis Penjaminan Jamkrindo Suwarsito mengatakan, penghargaan merupakan bentuk apresiasi masyarakat atas peran dan kontribusi perusahaan di masyarakat.
Jamkrindo yang merupakan anak usaha dari Indonesia Financial Group (IFG) selalu hadir membantu UMKM dan Koperasi untuk bisa mengakses pembiayaan sehingga bisa menggerakkan perekonomian nasional.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk senantiasa menghasilkan kinerja dan pelayanan terbaik,” ujarnya.
Baca Juga: Sequis Life Maksimalkan Produk Asuransi Penyakit Kritis
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Yuk Serbu Diskon Tarif Jalan Tol Mulai 26 Maret 2026, Hindari Puncak Arus Balik di Akhir Pekan
-
Kesadaran Investasi Emas Naik, Masyarakat Manfaatkan THR untuk Aset Masa Depan
-
Maskapai Minta Harga Tiket Pesawat Naik 15 Persen, Kemenhub Janji Pertimbangkan
-
Cerita Purbaya Lapor SPT Tahunan: Kurang Bayar Rp 50 Juta, Isi Coretax Dibantu Orang Pajak
-
Maskapai-maskapai Penerbangan Indonesia Minta Harga Tiket Pesawat Naik Gara-gara Perang di Teluk
-
OJK Genjot Free Float 15%, Emiten Diberi Tenggat hingga Maret 2027
-
Penumpang Whoosh Naik 11% saat Lebaran 2026, Tren Pengguna Kereta Cepat ke Bandung Masih Tinggi
-
Diskon Tol 30 Persen Jasa Marga Berlaku 2627 Maret 2026, Strategi Urai Puncak Arus Balik Lebaran
-
IHSG Babak Belur di Sesi I: Merosot 1,21Persen, Tertekan Pelemahan Rupiah
-
Awas Harga BBM Naik! Indonesia Tidak Termasuk Negara Diizinkan Lewat Selat Hormuz