Suara.com - Ganjar Pranowo mempunyai sejumlah aksi nyata dalam upaya memajukan desa di Jawa Tengah. Hal inilah yang mendorong 500 warga desa yang bergabung dalam relawan Des Ganjar (Desa untuk Ganjar) Kabupaten Bogor mengkonsolidasikan dukungan 'Ganjar Presiden 2024' di Lapangan Alun-alun Klapanunggal, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Gerakan akar rumput tersebut didasari keinginan masyarakat desa untuk maju dan sejahtera. Ketua Des Ganjar Kabupaten Bogor, Ade Endang Saripudin menyebut, warga desa di Kabupaten Bogor menilai, pendekatan dan berbagai program inovatif Ganjar Pranowo dapat mewujudkan hal tersebut.
"Hari ini kami sebagai relawan Des Ganjar berkumpul untuk mendukung Pak Ganjar, karena beliau peduli dengan masyarakat di kalangan desa seperti kami," ucap Ade.
Sejumlah program Ganjar yang mampu memajukan desa di antaranya; program Satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Satu Desa Dampingan yang dapat menumbuhkan ekonomi kreatif warga lewat pembangunan dan pendampingan, kemudian melibatkan peran pemuda guna mendorong perwujudan desa berdikari. Adapula konsep Desa Kembar yang digagas Ganjar dengan tujuan agar desa-desa yang tertinggal bisa maju dan distribusi kesejahteraan jadi lebih merata.
Ganjar juga memberikan stimulus padat karya sebesar Rp1,189 triliun untuk 7.809 desa untuk menggairahkan perekonomian di pelosok desa pada 2020. Sampai saat ini, Ganjar kerap meninjau langsung pengelolaan bantuan padat karya produktif ke desa-desa penerima.
Selain itu, pembangunan infrastruktur desa terus digenjot karena menjadi syarat utama untuk pembangkitan perekonomian. Salah satu contohnya pada tahun 2021 bantuan sebesar Rp7,25 miliar digelontorkan Pemprov Jateng untuk pembangunan jembatan yang menjadi kunci lalu lintas menuju pasar di Desa Senowo sekaligus menjadi akses evakuasi Gunung Merapi. Terbukti selesai dibangun, Pendapatan Asli Daerah (PAD) desa dan penjualan pedagang meningkat signifikan.
"Memang program-program itu yang diharapkan masyarakat terutama lapisan masyarakat yang desanya terisolasi. Untuk infrastruktur Pak Ganjar sangat positif menurut kami. Insyaallah pak Ganjar jadi presiden di 2024," terang Ade.
Warga Kabupaten Bogor berharap, kesuksesan Ganjar di Jawa Tengah, khususnya dalam pembangunan desa, bisa diperluas hingga ke tingkat nasional. Oleh karena itu, Ade berkomitmen terus menyosialisasikan dan menjaring suara-suara masyarakat yang mendukung Ganjar Pranowo menahkodai Indonesia.
"Kami akan membuktikan bahwa bapak Ganjar Pranowo layak menjadi presiden 2024 melalui sejumlah kegiatan positif sampai ke seluruh penjuru Kabupaten Bogor," tutup Ade.
Baca Juga: Kang Dedi Klarifikasi! Bukan Gugatan Istri yang Buat Dia Sedih, tapi Mak Ijoh
Salah satu warga Desa Klapanunggal, Pujiastuti (40) mengaku, selalu mengikuti rekam jejak Ganjar selama duduk di kursi pemerintahan. Menurut dia, sifat Ganjar yang humoris, tapi tegas anti korupsi, dan upayanya dalam membangun desa membuat Ganjar makin dicintai rakyat.
"Menurut saya, bapak Ganjar Pranowo itu pro rakyat, sering blusukan dan memberikan perhatian dengan kalangan bawah. Sikap ini yang perlu dipertahankan, dan saya berharap semoga beliau bisa menjadi Presiden 2024 demi Indonesia yang maju dan sejahtera," ungkap Pujiastuti.
Deklarasi relawan Des Ganjar Kabupaten Bogor turut diramaikan berbagai penampilan kesenian tradisional. Seperti tarian Lengser dan Bajidor Kahot khas Jawa Barat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Malaysia Geram Singapura Bawa-bawa Selat Malaka soal Penutupan Selat Hormuz oleh Iran
-
Panen Raya dan Stok Bulog Melimpah, Kenapa Harga Beras Justru Naik?
-
Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global
-
Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!
-
HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati
-
Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia
-
Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!
-
Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah
-
Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?
-
Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari