Suara.com - CekAja dan wagely, platform kesejahteraan finansial terkemuka di Asia, hari ini, Senin (26/9/2022) mengumumkan kemitraan strategis terbaru untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan finansial pekerja di Indonesia.
Pada tahap pertama, kemitraan ini bertujuan untuk mendukung pekerja di sektor manufaktur, salah satu sektor terbesar yang menyerap sekitar 18,7 juta tenaga kerja.
Kolaborasi ini juga menciptakan nilai tambah signifikan terhadap portofolio layanan CekAja dengan menghadirkan earned wage access (EWA) bagi klien dan mitra perusahaan guna mengurangi tekanan finansial yang dialami para pekerja dan selanjutnya meningkatkan retensi, produktivitas, dan kepuasan pekerja.
Sebagai alternatif dari pinjol illegal dengan bunga mencekik, earned wage access dari wagely mampu menghadirkan perubahan bagi perusahaan dan karyawan mereka untuk mencapai kesejahteraan finansial secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Melalui wagely, karyawan dapat mengakses gaji yang sudah mereka peroleh kapan pun sebelum tanggal gajian tiba. Inisiatif ini juga berdampak positif bagi perusahaan dengan meningkatkan retensi, menambah daya tarik, serta menciptakan produktivitas dan keterlibatan yang lebih tinggi.
“Kami berupaya untuk membuat hidup lebih baik bagi pekerja berpenghasilan rendah hingga menengah dan menyadari bahwa menjalin sinergi di dalam ekosistem finansial dapat membantu kami menciptakan perubahan positif dalam skala yang jauh lebih besar,” ujar Tobias Fischer, CEO wagely.
“CekAja bersemangat untuk bermitra dengan wagely karena kami memiliki nilai dan aspirasi yang serentak mendukung inklusi keuangan bagi masyarakat Indonesia. Jutaan orang di Tanah Air telah menggunakan teknologi dan layanan kami, dan kemitraan bersama wagely memungkinkan kami untuk terus menambah layanan finansial baru yang berdampak dan membuat perbedaan nyata bagi kehidupan banyak orang,” ujar Kailas Nath Raina, Commercial Director CekAja, dalam keterangan tertulis.
Kemitraan ini juga hadir di saat yang tepat seiring dengan banyaknya pekerja yang tengah berjuang untuk bertahan hidup lantaran meningkatnya sejumlah harga kebutuhan pokok. Melihat efek berganda dari kenaikan harga BBM, CekAja dan wagely berupaya untuk memberdayakan para mitra perusahaan dalam membantu pekerja mengatasi lonjakan biaya hidup.
Baca Juga: 3 Ketakutan Finansial yang Sering Dialami dan Solusinya
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI
-
Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan
-
Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi
-
WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat
-
Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas
-
Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN
-
Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja
-
Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik