Suara.com - Transaksi dengan metode cicilan semakin diminati oleh masyarakat. Terlebih, sekarang fitur paylater tumbuh di mana-mana, tak hanya di e-commerce, tapi juga aplikasi pembiayaan lainnya.
Selain memudahkan transaksi, fitur paylater juga memberi banyak keuntungan untuk konsumen, mulai dari diskon, cicilan nol persen, serta kemudahan pembayaran secara mencicil hingga 12 kali.
Kelebihan lain dari paylater adalah proses pengajuannya yang cukup mudah. Dalam hitungan jam, bahkan menit, Anda sudah bisa mendapatkan approval, dan bisa langsung belanja.
Tertarik pakai paylater? Berikut 7 pilihan aplikasi paylater yang sudah terdaftar OJK.
1. Kredivo
Bisa dibilang, Kredivo merupakan salah satu penyedia layanan paylater yang pertama kali hadir di Indonesia. Dengan proses pendaftaran yang cepat, kamu sudah bisa dapat limit untuk dibelanjakan, hingga Rp30 juta. Kemudian kamu bisa memilih apakah akan membayarnya dalam waktu 30 hari dengan bunga nol persen, atau mencicil selama 1, 3, 6, atau 12 bulan dengan bunga yang rendah. Saat ini, Kredivo bisa digunakan untuk belanja di ribuan merchant online maupun offline yang bekerja sama dengannya.
2. Akulaku
Akulaku merupakan layanan paylater dengan pengguna terbanyak kedua setelah Kredivo. Akulaku juga memiliki online marketplace yang dikelolanya secara mandiri, di mana kamu bisa berbelanja di sana dan pembayarannya dapat menggunakan Akulaku paylater dengan pilihan DP mulai dari 10 persen dan cicilan 1, 3, 6, dan 12 bulan. Namun saat ini, Akulaku juga sudah bekerja sama dengan platform e-commerce lainnya, seperti Shopee dan Blibli.
3. Atome
Baca Juga: Ikuti 3 Cara Ini agar Tak Tergoda Pakai Paylater setelah Gajian
Meski usianya belum terlalu lama, Atome yang merupakan singkatan dari “Available To Me and Access to More” telah bekerja sama dengan ratusan ritel online maupun offline. Keunggulannya, belanjaan kamu dapat dicicil selama tiga atau enam bulan, dan tanpa bunga! Proses pembayaran bisa dilakukan dengan hanya melakukan scan kode QR di kasir, setelah sebelumnya mengunduh aplikasi Atome. Atome sendiri telah hadir di Indonesia dan di delapan negara lainnya, yakni Singapura, Malaysia, Hong Kong, Vietnam, Taiwan, Filipina, Thailand, dan China.
4. GoPay Later
Gojek memiliki fitur pembayaran pay later yang bisa kamu pakai untuk membayar Gojek, Gocar, atau Gofood. Limit yang diberikan mulai dari Rp500.000, yang harus kamu lunasi di awal bulan berikutnya. Tanpa bunga, kamu hanya perlu membayar biaya administrasi 2,5 sampai 5 persen dari limit pinjaman, dan ini berlaku flat setiap bulan.
5. Shopee Paylater
Sebagai salah satu e-commerce terbesar, Shopee pun menawarkan paylater lewat dompet digital shopee. Bunga yang diterapkan maksimal 2,95% di setiap transaksi cicilan, dan ini masih ditambah dengan biaya admin sebanyak 1 % untuk setiap transaksi. Tapi tenang, kalau kamu melakukan pembayaran dalam waktu 30 hari, kamu tidak akan dikenakan biaya bunga, kok. Tapi apabila mengalami keterlambatan pembayaran, kamu akan dikenakan denda bunga 0,1% per hari.
6. Blibli Paylater
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
6 Emiten Keluar dari MSCI, OJK Ungkap Valuasi Saham RI di Bawah Asia
-
Harga Cabai Naik, Kemendag Masukkan Cabai ke Daftar Komoditas Prioritas Pengendalian Inflasi
-
Jangan Hanya Kejar Pertumbuhan, Industri Kripto Kini Dituntut Transparan
-
Kredibiltas Jadi Bukti, Presiden RI Buat Rupiah Menguat ke Rp6.500 Per Dolar AS
-
Proyek IKN Sudah Habiskan Rp147 Triliun, Tapi Ibukota Tetap Jakarta
-
BTN dan MKP Bangun Sistem Ticketing Digital di Pelabuhan Wisata Bali
-
Pakar: Tidak Tepat Kaitkan Utang Pemerintah dengan MBG
-
Rupiah Tembus Rp17.500, ESDM Mulai Bahas Nasib Subsidi BBM
-
Makin Canggih, BI Sebut Rupiah Kian Sulit Ditiru hingga Peredaran Uang Palsu Turun Drastis
-
MSCI Tendang 6 Saham Indonesia dan IHSG Anjlok, OJK: Ini Awal Baru