Suara.com - Dalam rangka pengembangan dan peningkatan core bisnis, PT Kimia Farma Tbk berkolaborasi dengan Pantai Premier Pathology Sdn. Bhd. melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Acara ini dihadiri oleh Wakil Menteri BUMN I, Pahala Nugraha Mansury, jajaran Direksi PT Bio Farma (Persero) selaku Holding BUMN Farmasi, jajaran Direksi PT Kimia Farma Tbk dan para petinggi Pantai Premier Pathology.
Kimia Farma dan Pantai Premier Pathology menyepakati tentang adanya pemberian pendampingan dan dukungan pengetahuan teknis untuk pengembangan layanan laboratorium diagnostik, sehingga dengan terlaksananya kerjasama ini Kimia Farma dapat meningkatkan kualitas dan layanan laboratoriumnya.
Penandatangan MoU yang dilakukan hari ini juga menyepakati tentang adanya program pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui kegiatan pelatihan dan pengembangan untuk peningkatan kompetensi SDM, dimana untuk mendukung rencana tersebut diadakan transfer atau pertukaran pengetahuan dan teknologi.
Dengan pertukaran pengetahuan dan teknologi ini, Kimia Farma berharap dapat menambah serta memperluas jangkauan pengetahuan pada aspek SDM dan kualitas pelayanan.
“Kimia Farma senantiasa berupaya untuk memberikan kemudahan akses layanan kesehatan kepada masyarakat melalui jaringan apotek, klinik kesehatan dan laboratorium diagnostik yang tersebar di Indonesia. Saat ini Kimia Farma memiliki 72 laboratorium diagnostik. Kimia Farma mengambil langkah untuk mengembangkan layanan laboratoriumnya menuju standar internasional melalui kerjasama dengan Pantai Premier Pathology Sdn. Bhd.,” ujar David Utama selaku Direktur Utama PT Kimia Farma Tbk dalam keterangan tertulisnya.
Chief Executive Officer Pantai Premier Pathology mengatakan, “Pantai Premier Pathology merasa terhormat dapat bekerja sama dengan Kimia Farma untuk melakukan transformasi perawatan dan meningkatkan kesehatan bagi masyarakat Indonesia. Menjadi salah satu penyedia layanan diagnostik komprehensif di Malaysia dan bagian dari Laboratorium IHH, kami (Pantai Premier Pathology) berharap dapat berbagi pengetahuan dan keahlian dengan Kimia Farma serta meningkatkan layanan diagnostik di Indonesia.”
Kimia Farma dan Pantai Premier Pathology bertekad dengan terlaksananya penandatanganan nota kesepahaman ini, akan ada peningkatan service excellence, peningkatan skills SDM, dan teknologi yang maksimal sehingga Kimia Farma dapat menjadi provider terbaik di Indonesia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
-
Selain 10 Tahun Penjara, Nadiem Makarim Wajib Bayar Uang Pengganti Rp809,59 Miliar
-
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara!
-
Jangan Puji Pemerintah karena Kerja: Mengapa Publik Begitu Mudah Terpesona?
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
Terkini
-
Berlaku Besok, IESR Ungkap Bahayanya Penerapan B50
-
J Trust Bank (BCIC) Rombak Jajaran Direksi
-
Insentif Mobil Listrik Tak Kunjung Jelas, Kemenperin Khawatir Penjualan Tertahan
-
Target Swasembada Garam 2027 Dinilai Sulit Tercapai Tanpa Reformasi Impor
-
BUMN Logistik Baru Mulai Terbentuk, Merger dari 7 Perusahan
-
Vonis Nadiem Makarim Jadi Sorotan Media Internasional: Investor Asing Semakin Tak Percaya
-
Tujuh BUMN Logistik Resmi Melebur di bawah PT Multi Terminal Indonesia
-
Dilema B50 vs Ekspor CPO, Kebijakan Ini Bisa Jadi Pedang Bermata Dua?
-
Pemadaman Listrik Hambat Industri Manufaktur di Juni 2026
-
Brantas Abipraya Percepat Penyelesaian Sekolah Rakyat Kabupaten Bogor, Dukung Pemerataan Pendidikan