Red Bull (Unsplash/Marcel Strauss)
Pada saat yang sama, Red Bull memulai pembangunan fasilitas mesin F1 pertamanya, Red Bull Powertrains, yang akan membangun mesin internal pertama tim untuk peraturan 2026.
Ini melengkapi jejak Red Bull besar yang dimulai sejak investasi pertama Mateschitz.
Masa depan berbagai operasi F1 Red Bull tidak diketahui setelah kematian Mateschitz, karena tidak jelas apakah penerusnya di dalam perusahaan ingin mempertahankan kepemilikan atau tidak.
Kini, Red Bull tidak hanya sukses mengembangkan bisnis F1 saja tapi juga merambah di berbagai cabang olah raga lain seperti sepak bola dengan RS Leipzig, RB Salzburg, RB New York dan banyak lainnya.
Komentar
Berita Terkait
-
Bos Tim Haas Masih Buka Pintu bagi Daniel Ricciardo untuk Musim F1 2023
-
Zak Brown Menegaskan Tim Red Bull F1 Harus Dihukum Karena Bertindak Curang
-
Sebastian Vettel Sebut Lewis Hamilton dan Fernando Alonso Rival Terberatnya
-
Top 5 Sport: Berikut Daftar Juara F1, Max Verstappen Samai Fernando Alonso
-
Lewis Hamilton Ucapkan Selamat kepada Max Verstappen, Siap Bersaing Musim Depan
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
Terkini
-
ESDM Pastikan RKAB Batu Bara yang Beredar Hoaks
-
Besok Danantara Mulai 6 Proyek Hilirisasi Rp 97 Triliun
-
Naik TransJakarta Bisa Bayar Pakai GoPay, Begini Caranya
-
Aturan Turunan Belum Terbit, Demutualisasi BEI Masih Menggantung
-
Harga Bitcoin Anjlok Parah di USD 70.000, Analis Peringatkan Ancaman Tembus USD 50.000
-
5 Risiko Jual Beli Rumah Tanpa Notaris yang Bisa Rugikan Pembeli
-
Konsumsi Rumah Tangga dan Investasi Topang Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
-
IHSG Tetap Loyo Meski PDB RI Pertumbuhan Ekonomi Kuartal-IV 5,39%
-
Daftar Saham Buyback Januari-April 2026, Emiten Konglomerat Diborong
-
Awal Februari, Harga Beras dan Cabai Rawit Kompak 'Nanjak'