Suara.com - Seorang warganet jadi pusat perbincangan di media sosial Twitter usai dirinya membuat cuitan terkait tarif TransJakarta yang dinilai tidak masuk akal.
Cuitan itu dibuat pada Senin (24/10/2022). sang empu, @/Dee_iaz awalnya menceritakan melalui jepretan layar yang menyebut dirinya bersitegang dengan sopir TransJakarta 7E pukul 06.22 WIB.
"Ribut sama supir TJ pagi ini gw disuruh tap out. Dan kalo gw tap out kena, ganti ya. Bener, gw tap out dan kena. Gw beneran minta 2 rb sama abang sopirnya," kata akun tersebut.
"Trs dia blg cuma 2rb. 2 rb berangkat. Pulang 3500. 5500/hari," sambungnya dalam keterangan tersebut.
"Seminggu, 5 hari. Sebulan 20/22 hari kerja. Berapa? 121 ribu. Belum lagi ini udah lebih dari sebulan. Lo kaliin aja, berapa penumpang? Per hari berapa penumpang? Berapa juta kalian dapet? 5500 kali berapa puluh penumpang?" tulisnya lagi.
Kalo gini gak ada yang speak up, gak bakalan beres kerjaan pemerintah. Gw disorakin 1 transjakarta ga masalah. Biar gw ketemu langsung atasan lo biar dia tahu kalo TransJakarta itu bermasalah dan korupsi duit penumpang," lanjut dia.
Hal ini lantas memancing beragam respon dari warganet. Sebagian besar mengaku mengalami hal serupa seperti pengunggah.
"Say it louder mba, sumpah aku bingung sama kebijakan tj skrg Kemarin aku bingung kenapa aku jadi perjalanan 14rb bolak balik (sekali jalan 7rb) Brgkt kepotong keluar kepotong," tulis akun @/berharap***som.
"Pernah ni di lebakbulus udh tap in ga tau gimana error ga bs masuk tp gw liat saldo udh ke potong. trus gw nanya sama si bpk penjaga pas di cek history ada keterangan jelas gw tap in, malah suruh bayar lagi. hilih," kata Suci.
Berkaitan dengan ini, pihak TransJakarta kabarnya sudah menjelaskan bahwa skema pengurangan hanya sekali saja saat tap out.
Untuk penumpang yang merasa dirugikan dipersilakan mengadu ke PT Jaklingko Indonesia (JLI). Dan jika penumpang terkait merasa dirugikan maka kerugian tersebut akan diganti perusahaan.
Berita Terkait
-
Kocak! Uang Luna Maya Kurang Saat Pesan Kopi di Rusia, Warganet: Dan Terjadi Lagi
-
Geger Wanita Inisial CS Dituding Jadi Simpanan Orang Penting di Indonesia, Netizen: Cleaning Service?
-
Warganet Ini Rela Nabung Buat Beli Makanan Cepat Saji, Demi Rayakan Ulang Tahun Sendiri
-
Terpopuler: Pasutri Ini Bahagia Kedatangan Malaikat Kecil, Ledekan Teman Menyulut Ical Tikam Bocah Perempuan di Cimahi
-
Celine Evangelista Tiba-Tiba Cium Suami Ayu Dewi, Celine: Pak Regi Yang Minta
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
Terkini
-
Target Pasar Global, Pertamina Bangun Ekosistem SAF Terverifikasi Internasional
-
Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi
-
HPE Maret 2026: Harga Konsentrat Tembaga Turun, Emas Justru Menanjak
-
Alasan Dibalik Dibalik Rencana Stop Ekspor Timah
-
Harga Genteng Rp4.300 Per Unit, Transaksi Awal Program Gentengisasi di Jabar Capai Rp12,6 Miliar
-
BRI Bantu Biayai Program Gentengisasi lewat KUR Perumahan
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek