Suara.com - PT Krakatau Sarana Properti (KSP) terus melakukan transformasi dan digitalisasi bisnis kawasan industrial estate. Dibuat oleh PT. Krakatau IT, saat ini PT Krakatau Sarana Properti telah meluncurkan Digital Control Tower (DCT) GO-LIVE sebagai faktor pendorong digitalisasi era Industri 4.0 dan menuju era Industri 5.0
DCT GO-LIVE yang telah diimplementasikan di PT Krakatau Sarana Properti meliputi transformasi data Finance, Indusial Estate, Hotel-Room & Mice, Real Estate, Restaurant Golf & Sport Centre serta Geografis Information System (GIS).
Melalui penggunaan DCT seluruh data dan proses bisnis perusahaan dapat ditampilkan secara digital dan tervisualisasi secara transparan. Diharapkan dengan diimplementasinya DCT dapat membuat kinerja perusahaan lebih optimal dan mempercepat proses pengambilan keputusan oleh manajemen.
"Terimakasih kepada PT Krakatau IT yang telah membantu kami dalam membangun Digital Control Tower di PT Krakatau Sarana Properti. Semoga aplikasi ini bermanfaat bagi kelanjutan bisnis PT KSP dan Sukses terus bagi PT Krakatau IT sebagai partner dalam digitalisasi kawasan industri," ujar Ridi Djajakusuma Direktur Utama PT. Krakatau Sarana Properti dalam keterangannya.
"Manfaat dengan diluncurkannya aplikasi GO-LIVE yang digunakan PT. KSP tentunya mempermudah dalam mengambil keputusan level BOD, selain juga mempercepat dalam sisi bisnis (jualan), dimana para calon investor bisa melihat GIS dengan menjelajah siopas.krakatauproperti.com, disitu kita akan melihat mapping denah kawasan industri yang masih available untuk disewakan. Sedangkan untuk internal, PT KSP juga bisa melihat revenue dalam aplikasi dashboard, sehingga bisa menganalisa target bisnis dan pendapatan, baik itu secara angka maupun tampilan grafis. Untuk pengerjaan development GO-LIVE ini memakan waktu kurang lebih 3 bulan termasuk input data keseluruhannya," pungkas Ali Marjan, Manager General Business Application Krakatau IT.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Cinta dan Jari yang Patah di Utara Jakarta
Terkini
-
Analis Rusia Prediksi Nikel Surplus 275.000 Metrik Ton, Singgung Indonesia
-
Setelah Gaspol IHSG Terkoreksi 0,38% di Sesi I, 386 Saham Turun
-
Harga Emas dan Perak Dunia Melemah, Cooling Down Usai Akumulasi Naik
-
PSAB Tuntaskan Penjualan Proyek Emas Doup Senilai Rp8,8 Triliun
-
Saham-saham Konglomerat Meroket Usai 'Pertemuan Hambalang', Apa Saja?
-
Sorot Agincourt, Prabowo Instruksikan Penilaian Proporsional Izin Tambang Martabe
-
Bahlil: Presiden Instruksikan Cek Ulang Izin Tambang Emas Martabe
-
BRImo Perkenalkan Fitur QRIS Tap, Kini Bayar TransJakarta Jadi Lebih Praktis dan Mudah
-
Bank Mandiri Salurkan Lebih dari 7,45 Juta Bansos pada 2025 untuk Akselerasi Ekonomi Kerakyatan
-
Prabowo 'Pelototi' Jeffrey Hingga Hasan Usai jadi Bos Baru BEI dan OJK