Suara.com - Klub raksasa Inggris Liverpool, kini resmi dijual oleh sang pemilik saham mayoritas Fenway Sports Group (FSG). Perusahaan tersebut berencana melepas kepemilikan saham mereka jika ada pihak yang ingin mengakusisi klub tersebut.
"Ada beberapa perubahan dalam kepemilikan [saham klub] baru-baru ini dan rumor perubahan kepemilikan di klub-klub Premier League. Kami ditanya secara teratur tentang kepemilikan Fenway Sports Group di Liverpool," tulis FSG dikutip dari Liverpool Echo.
"FSG beberapa kali menerima pernyataan minat terhadap Liverpool. FSG sebelumnya telah mengatakan, di bawah syarat dan ketentuan yang tepat, kami akan mempertimbangkan pemegang saham baru jika itu demi kepentingan terbaik Liverpool sebagai klub," sambung FSG.
Kabar penjualan Liverpool mulai ramai diperbincangkan usai jurnalis The Athletic, David Ornstein menyampaikan hal ini melalui Twitter.
FSG sendiri sudah menyampaikan pernyataan resmi bahwa mereka siap menjual Liverpool jika ada pihak yang berniat mengakusisi dengan harga yang disepakati.
Lantas, berapa harga Liverpool? Melansir dari Forbes, nilai Liverpool diperkirakan mencapai 3,89 miliar poundsterling. Namun, seiring dengan tingginya inflasi serta tren pengusaha yang membeli klub Inggris, nilai tersebut diperkirakan akan naik.
Terlebih, baru-baru ini, aksi beli Chelsea oleh pemilik LA Dodgers, Todd Boehly yang mencapai 4,25 miliar poundsterling akan membuat harga Liverpool semakin melambung.
Terbaru, Forbes memperkirakan, Liverpool dihargai senilai 4,45 miliar poundsterling atau sekitar 80,350 triliun.
FSG sendiri merupakan perusahaan milik John W. Henry. FSG adalah perusahaan yang menaungi sejumlah klub olahraga di berbagai belahan dunia diantaranya Boston Red Sox (MLB) dan Pittsburgh Penguins (NHL).
Baca Juga: Deretan Fakta Hasil Drawing 16 Besar Liga Champions: Liverpool Kurang Meyakinkan, Bayern Layak Pede
FSG membeli Liverpool pada Oktober 2010 dari George Gillett dan Tom Hicks dengan harga 300 juta poundsterling.
Dari Indonesia, Erick Thohir, dikenal sebagai salah satu pengusaha yang dikenal memiliki saham di sejumlah klub olah raga beberapa kali ditag oleh warganet terkait minatnya membeli Liverpool. Namun demikian, Erick Thohir sendiri merupakan fans Inter Milan dan Arsenal.
Tag
Berita Terkait
-
Drawing Liga Champions: Liverpool vs Real Madrid, PSG vs Bayern Munchen
-
Liverpool Segera Dijual, Pemilik AC Milan dan Sepupu Bos Man City Tertarik Beli
-
Sajian Indah 16 Besar Liga Champions 2022/2023 Liverpool vs Real Madrid, PSG vs Bayern Munich
-
London is Red, Mikel Arteta: Kepercayaan Diri Arsenal Sedang Tinggi-tingginya
-
Deretan Fakta Hasil Drawing 16 Besar Liga Champions: Liverpool Kurang Meyakinkan, Bayern Layak Pede
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Transisi Energi Diproyeksikan Tarik Investasi Rp1.682,4 Triliun
-
Jeffrey Hendrik Jabat Dirut PT BEI Sampai Juni 2026
-
Hashim: Prabowo Tak Omon-omon Soal Perlindungan Lingkungan
-
Ada Danantara di Demutualisasi Bursa, Apa Untungnya Buat Investor?
-
Kronologi PT Narada Aset Manajemen Manipulasi Saham IHSG, Ini Sosok Pemiliknya
-
OJK Mulai Kumpulkan Data Saham Gorengan, Ini Bocorannya
-
BEI: 2 Emiten Konglomerat Bakal IPO, Ini Bocorannya
-
PLTSa Ditargetkan Mulai Beroperasi pada 2027
-
Saham BUMI Terkoreksi Tajam Usai Lonjakan Signifikan, Ini Kata Analis
-
Bank Indonesia Gabung dengan Proyek Nexus, Apa Untungnya?