Suara.com - Pabrik rokok PT Gudang Garam di Kediri, Jawa Timur mengalami kebakaran pada Selasa (8/11/2022) tengah malam jelang dini hari. PT Gudang Garam yang terletak di Jalan Mataram komplek Gudang Garam, Kabupaten Kediri itu dilalap api sekitar pukul 00.30 WIB.
Dengan cepat kobaran api itu langsung dipadamkan tim internal PMK Gudang Garam dan Pemkot Kediri. Namun sejauh ini belum diketahui penyebab kebakaran di PT Gudang Garam Kediri tersebut. Simak fakta kebakaran di pabrik Gudang Garam Kediri berikut ini.
Terdengar 3 Kali Ledakan
Momen kebakaran pabrik rokok Gudang Garam di unit 12 ini sempat tersebar di media sosial. Tampak kobaran api besar membakar bagunanan pabrik sedangkan asap tebal membumbung ke langit. Bukan hanya api yang besar, kabarnya terdengar juga 3 kali ledakan dari dalam area pabrik.
Dugaan sementara kebakaran itu dipicu dari api yang berasal dari dapur umum unit 9 PT Gudang Garam. Disebutkan bahwa pihak damkar Kabupaten Kediri menerima laporan kebakaran sekitar pukul 23.30 WIB. Ada delapan unit mobil pemadam kebakaran yang langsung diturunkan ke lokasi kejadian.
Api Sudah Padam
Kebakaran itu sudah berhasil dipadamkan oleh tim internal PMK Gudang Garam dan Pemkot Kediri. AKBP Wahyudi selaku Kapolresta Kediri mengatakan kobaran api itu bisa dipadamkan dengan cepat.
Walau begitu, proses pembasahan masih terus dilakukan mengingat lokasi yang menjadi TKP kebakaran terdapat barang bekas non produksi. Beberapa kendaraan PMK pun dikabarkan masih keluar masuk lokasi.
Penyebab Kebakaran Belum Diketahui
Penyebab kebakaran pabrik Gudang Garam Kediri belum diketahui hingga saat ini. Petugas Damkar pun menyampaikan agar menanyakan hal itu kepada pihak Gudang Garam.
Keterangan Pihak Gudang Garam
Menurut keterangan Gudang Garam, titik kebakaran adalah salah satu gudang penyimpanan barang penunjang atau barang non produksi. Kebakaran itu tidak sampai mempengaruhi aktivitas operasional produksi pabrik.
Hal tersebut lantaran lokasi kebakaran adalah area penyimpanan barang penunjang yang tidak berkaitan dengan kegiatan produksi. Selain sudah bisa teratasi, manajemen memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa kebakaran.
Saham Gudang Garam Lansung Anjlok
Akibat kebakaran tersebut, saham Gudang Garam (GGRM) ikut anjlok. Hari sebelumnya, saham GGRM ditutup di level Rp 22.675 per saham. Namun pagi tadi setelah muncul kabar kebarakaran, saham GGRM dibuka di level Rp 22.550 per saham. Sepanjang hari ini, harga saham GGRM turun 425 poin atau setara 1,87% ke level Rp 22.250 per saham.
Penurunan itu juga merepresentasikan penurunan kekayaan pemilik Gudang Garam berdasarkan kepemilikan sahamnya. Sebagai informasi, PT Suryaduta Investama adalah pemilik 1,33 miliar atau setara 69,29% saham GGRM yang juga merupakan pengendali Gudang Garam.
Jika menggunakan asumsi harga kemarin dan porsi kepemilikan di GGRM, maka kekayaan bos Gudang Garam melalui Suryaduta setara sekitar Rp 30,22 triliun. Akibat penurunan harga saham sepanjang hari ini, kekayaan bos Gudang Garam berkurang Rp 230 miliar jadi Rp 29,99 triliun.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
-
Jelaskan Soal Kebakaran Balai Kota Bandung, Kang Emil Banjir Kecaman Dituding Plesetkan Indonesia jadi Wakanda
-
Pabrik Rokok Gudang Garam Terbakar, Manajemen GGRM Bereaksi
-
Bangunan Pabrik Gudang Garam Terbakar Hebat, Manajemen Buka Suara
-
Kebakaran di Tebet, Api Berkobar dari Warteg Diduga Gegara Tabung Gas Bocor
-
Rumah di Tebet Jaksel Terbakar, 50 Petugas Berjibaku Padamkan Api
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Izin Tambang Emas Martabe Belum Dicabut, KLH Pastikan Gugatan ke PTAR Terus Berjalan
-
Mulai 2028, Bensin Wajib Dicampur Etanol 20 Persen
-
Kepala BGN: Program MBG Dongkrak Penjualan Motor jadi 4,9 Juta Unit pada 2025
-
Jelang Imlek dan Ramadan, Pertamina Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg
-
24 Perusahaan Lolos Seleksi Tender Waste-to-Energy, Lima Diantara Asal China
-
Bahlil Tegas soal Pemangkasan Produksi Batubara dan Nikel 2026: Jangan Jual Harta Negara Murah
-
Wujudkan Asta Cita, BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
Susul Bauksit, Bahlil Kaji Larangan Ekspor Timah Mentah
-
Antusiasme Tinggi, Waitlist Beta Bittime Flexible Futures Batch Pertama Gaet Ribuan Partisipan
-
Danantara Mau Beli Tanah Dekat Masjidil Haram, Jaraknya Hanya 600 Meter