Suara.com - Isu pemutusan hubungan kerja (PHK) tidak hanya terjadi di kalangan swasta saja. Badai PHK ini juga menerpa Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Salah satunya, PT Asuransi Jasa Indonesia atau Jasindo yang dikabarkan melakukan PHK karyawannya. Namun belum diketahui, berapa banyak karyawan Jasindo yang terkena PHK.
Jasindo adalah anggota dari Holding BUMN Asuransi atau lebih dikenal Indonesia Financial Group (IFG).
Menanggapi kabar itu, Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga menampik adanya PHK di Jasindo. Justru yang terjadi, lanjut dia, Jasindo menawarkan pensiun dini para karyawan non struktural
Penawaran ini, menurut Arya sebagai langkah transformasi sumber daya manusia (SDM) di tubuh Jasindo.
"Jadi mereka kan lagi melakukan transformasi SDM membuat perusahaannya semakin mobilitasnya lebih tinggi. Mereka tuh nawarin pensiun dini untuk karyawannya. Tapi itupun yang non struktural," ujarnya kepada wartawan, Kamis (17/11/2022).
Namun demikian, Arya menyebut, para karyawan bisa saja menerima atau tidak dalam penawaran yang diberikan Jasindo.
Penawaran ini tidak hanya diberikan begitu saja, Arya bilang, Jasindo akan menyeleksi kembali para karyawan yang dapat melakukan pensiun dini.
"Jadi kalau karyawan yang karirnya bisa berkesempatan berkembang diluar itu boleh mengajukan pengunduran diri atau pensiun dini. Tapi ada seleksi juga dari mereka. Tapi itu yang non struktural ya," pungkas dia.
Baca Juga: Said Iqbal KSPI Klaim Tak Ada PHK, Pengusaha: Masa Perusahaan Bohong?
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga
-
Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global
-
ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026
-
Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T
-
Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026
-
Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!
-
Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat
-
Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran
-
OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar
-
Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi