Suara.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI bersama seluruh perusahaan milik negara gotong royong membantu masyarakat Cianjur Jawa Barat yang terdampak bencana Gempa bumi. Dengan bergabungnya BNI ke Satgas Bencana BUMN, diharapkan beban korban dapat lebih ringan dan segera pulih, sehingga dapat cepat kembali beraktifitas.
Berdasarkan laporan BMKG, telah terjadi gempa bumi pada hari Senin (21/11/2022) dengan magnitude 5,6. Ratusan korban meninggal, dan ribuan orang luka-luka akibat gempa tersebut. Banyak pula masyarakat yang terdampak secara materil akibat kerusahan bangunan rumah sehingga harus mengungsi.
Dalam keterangannya, Menteri BUMN Erick Thohir menyampaikan perusahaan -perusahaan milik negara harus hadir di tengah-tengah masyarakat terdampak, mendampingi mereka, dan menyampaikan pesan bahwa mereka tidak sendirian.
”Ke depannya, tentu kita juga fokus dalam membantu pemulihan sejumlah fasilitas seperti sekolah, rumah ibadah, layanan kesehatan yang terdampak gempa," katanya.
Erick menyampaikan Satuan Tugas (Satgas) Bencana BUMN dan Yayasan BUMN akan bergerak cepat membantu penanganan dampak gempa di Cianjur.
"BUMN melalui Satgas Bencana BUMN dan Yayasan BUMN untuk Indonesia langsung menuju lokasi terdampak," sebutnya.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menyampaikan, perseroan sebagai bank milik negara memiliki tanggung jawab untuk membantu masyarakat yang kesusahan.
Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan milik negara tidak hanya berkontribusi untuk penciptaan nilai ekonomi, tetapi juga membantu negeri, khususnya pada periode-periode sulit seperti bencana gempa.
“Kami turut prihatin terhadap para korban terdampak gempa. Kami harap korban dapat cepat kembali pulih dan mulai membangun kembali rumah dan kehidupannya,” katanya.
Baca Juga: Erick Thohir Kerahkan BUMN Ikut Penanganan Bencana Gempa Cianjur
Adapun, program bantuan yang disalurkan oleh BNI adalah bantuan awal untuk menopang kebutuhan mendasar dimasa tanggap darurat, berupa beras, gula, minyak, mie instan, selimut, mukena dan sumur bor untuk akses air bersih.
Di luar itu, BNI ditunjuk oleh Kementerian BUMN menjadi koordinator divisi medis dan trauma healing bersama dengan IHC, Biofarma dan Antam dengan membangun tenda daerah-daerah kritis di Cianjur.
BNI juga menyiapkan penyaluran bantuan lanjutan berupa air mineral, mie instan, sarden kaleng, minyak, mie gelas, abon, pembalut wanita, dan popok anak.
“Sebagai bagian dari satuan tugas (satgas) bencana BUMN bersama beberapa BUMN lain, BNI bergerak cepat dengan mendirikan beberapa posko guna membantu para korban yang membutuhkan pertolongan medis serta sebagai titik penyaluran bantuan. BNI juga akan membuat posko trauma healing dengan membuka arena bermain anak," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi
-
Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar
-
Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?
-
Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan
-
Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?
-
Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!
-
Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera
-
Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan
-
Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula
-
Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar