Suara.com - Selain ajang lari, salah satu hal yang menarik dari Ajang Pertamina-Eco Run Fest 2022, adalah kehadiran Community Workshop. Di area ini para pengunjung bisa berinteraksi langsung melakukan berbagai aktivitas menarik dan bermanfaat, salah satunya adalah dengan workshop "Phone Case Upcycling with GUDRND".
Di Area ini, dilakukan pembuatan cashing handphone dari daur ulang tutup botol.
Untung Sugiharto dari komunitas GUDRND menyampaikan, bahwa hal ini merupakan hal unik, dan memerlukan proses tertentu.
"Prosesnya dari tutup botol yang ada, kami cacah dulu lalu dipanaskan dengan menggunakan mesin hot press untuk sablon atau bisa juga dari oven, ada juga dari mesin extrude dan inject. Dari situ kami harus punya molding atau cetakan. Kemudian setelah dari oven di press, lalu di diamkan sehingga jadinya berbentuk lembaran, yang bisa kami bentuk sesuai keinginan," ujarnya.
Untung juga menjelaskan, awal mula tertarik membuat inovasi ini, dan mengembangkan komunitas nya.
"Ide awalnya sebenarnya dari komunitas Goodschool. Ketika pandemi, Goodschool membuat faceshield. Nah ternyata ada limbahnya sekitar 5-6 karung. Kemudian kami terinspirasi untuk membuat produk lainnya, ternyata kami bisa melakukan inovasi menjadi berbagai macam produk. Selain membuat cashing handphone, kami juga membuat pouch dan cover untuk tumbler, jika tertarik lebih lanjut silahkan follow Instagram kami @gudrnd,"jelasnya.
Dirinya juga berterimakasih kepada Pertamina, karena komunitas nya sudah diajak ikut serta berpartisipasi dalam event akbar Pertamina-Eco Run Fest 2022.
"Kami sangat senang bisa diajak untuk mengikuti Pertamina-Eco Run Fest 2022, kami berterimakasih atas kesempatan yang diberikan Pertamina. Pengunjung juga sangat antusias, karena bisa ikut membuat produk-produk langsung di booth ini. Harapannya ini bisa menjadi inspirasi, juga ide-ide baru sehingga anak muda lebih kreatif dan bisa memanfaatkan barang-barang yang di sekitarnya," harapnya.
Sementara itu ada komunitas lain yang juga membuat hal unik, menggunakan produk daur ulang dari sampah plastik, yang diubah menjadi produk bermanfaat, yaitu Stuffo. Sopyan dari komunitas Stuffo menyampaikan, inovasi apa saja yang dilakukan komunitasnya.
Baca Juga: Pertamina Eco-RunFest 2022 Ajak Pengunjung Galakkan Gaya Hidup Berkelanjutan
"Kami membuat Tumbler, Cover Tumbler, hingga Sling Bag juga, gunanya buat pengunjung yang datang ke event ini kan, biasanya suka bawa merchandise yang mereka pegang-pegang terus kan, jadi agak ribet. Jadi kenapa bikin tas ini, supaya lebih simpel dan bisa berguna untuk pengunjung, dan pastinya anti ribet. Bahan pembuatannya itu dari kresek, kemudian kami seterika, habis dipola lalu dipotong, setelah itu berbentuk, kami pasang kancing kemudian pasang tali, sampai selesai,"jelasnya.
Sopyan juga berharap edukasi yang diberikan kepada para peserta bisa bermanfaat, dirinya juga menyampaikan rasa terimakasih kepada Pertamina karena komunitas nya bisa tampil di ajang ini.
"Edukasi ini, salah satunya dalam rangka untuk menjaga lingkungan, dengan mendaur ulang sampah, agar bisa dimanfaatkan dengan baik, sehingga para peserta bisa membuat sendiri nanti. Caranya mudah dan kami yakin para peserta, bisa mengaplikasikannya dengan mudah, bagi yang tertarik bisa follow Instagram kami di @stuffobag. Selain itu dalam kesempatan ini, saya juga mengucapkan terimakasih sekali lagi untuk Pertamina sudah mengajak kami hadir di ajang Pertamina-Eco Run Fest 2022," ujarnya.
Salah satu peserta yaitu Riztsa juga mengapresiasi kehadiran Community Workshop ini.
"Ini area yang paling menarik menurut saya, dari semua booth, saya tertarik datang kesini, karena yang saya tahu ini ada workshop dari tutup botol, kan ya. Ternyata bisa dijadikan cashing handphone, itu sangat menarik sih, bisa mengurangi sampah juga, dan bisa didaur ulang menjadi sesuatu yang bermanfaat, harapan nya ini bisa lebih dikembangkan menjadi produk yang lebih bervariasi lagi nantinya, jadi tidak hanya cashing handphone saja," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Pertamina Eco-RunFest 2022, 8.300 Ecochamps Sebarkan Energi Sehat Demi Sustainable Living
-
Tewas Dilindas Mobil Pajero Eks Pejabat Polri, Ini Deretan Fakta Kasus Tabrak Lari Mahasiswa UI Hasya Atallah
-
Pemulihan Cianjur, Ini Tips Menjaga Kesehatan Bagi Penyintas Gempa dari Tim Medis Pertamina
-
Pertamina SMEXPO 2022 Dipastikan Banjir Promo dan Diskon Menarik Bagi Pengunjung
-
Pekerja Pertamina Ajak Anak Korban Gempa Cianjur Menggambar dan Bermain Hilangkan Trauma Pascabencana
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Amerika Serikat Masih 'Labil', Pemerintah Diminta Tak Buru-buru Ratifikasi ART RIAS
-
Apakah Tarif Trump Bagi Indonesia Masih Bisa Diubah, Ini Kata Pemerintah
-
6 Fakta Evaluasi Mekanisme Full Call Auction (FCA) Bursa Efek Indonesia
-
Registrasi Online Link PINTAR BI untuk Tukar Uang Baru
-
Syarat Free Float Naik, Saham CBDK Dilepas Rp157,5 Miliar
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Pemerintah Sebut Kesepakatan RIAS Tetap Jalan Meski Ada Putusan Supreme Court
-
Sosok Pemilik Bening Luxury, Perusahaan Perhiasan Mewah Disegel Bea Cukai
-
Harga Emas Batangan Naik, di Pegadaian Bertambah Rp 60 Ribuan!
-
Presiden Prabowo Respon Perubahan Tarif Trump: RI Hormati Politik AS