Suara.com - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Kalimantan Tengah berkeinginan memiliki BUMD yang berkelas seperti PT Food Station Tjipinang Jaya.
Hal tersebut disampaikan oleh Sekda Kalimantan Tengah H Nuryakin saat memimpin kegiatan kunjungan kerja TPID Kalteng dalam rangka Capacity Building ke PT Food Station Tjipinang Jaya di Cipinang, Jakarta.
Rombongan TPID Kalteng dan Magfur dari Kantor Perwakilan BI Kalteng diterima langsung jajaran Direksi PT Food Station, antara lain Direktur Utama Pamrihadi Wiraryo, Direktur Keuangan dan Umum Budi Santoso dan Direktur Operasional & Bisnis Andre Maulana, beserta jajaran yang juga turut hadir menerima kunjungan ini.
H. Nuryakin mengatakan, kunjungan kerja ini dimaksudkan untuk melakukan studi banding dalam rangka capacity building terkait peran BUMD Pangan dalam upaya pengendalian inflasi daerah khususnya di Provinsi DKI Jakarta, sekaligus melihat success story PT Food Station Tjipinang Jaya dalam mengelola ketahanan pangan sekaligus inflasi di DKI Jakarta.
Pamrihadi, selaku Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya dalam paparannya menyampaikan peran PT Food Station Tjipinang Jaya sebagai BUMD Pangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Pamrihadi Wiraryo menegaskan, PT Food Station mengemban misi sosial sekaligus komersial dalam rangka berkontribusi untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di DKI Jakarta.
Dari sisi sosial, ujarnya, PT Food Station Tjipinang Jaya secara berkala menggelar Operasi Pasar (OP) atau program Pasar Murah setiap hari di Kelurahan, hal ini guna menjaga stabilitas harga beras di pasaran dan menekan inflasi daerah.
“Sebagai BUMD pangan sekaligus buffer stock di DKI Jakarta, kami juga sudah memasuki pasar modern dengan memperdagangkan beras merek “FS” yang kami produksi sendiri,” katanya.
Selain itu, PT Food Station, lanjut Pamrihadi, juga melakukan kerjasama antar daerah menjadi stand by buyer dan juga melakukan kerjasama budidaya dengan beberapa gabungan kelompok tani (Gapoktan ) di beberapa daerah sentra produksi. Dengan begitu, katanya, pihaknya mampu menjaga inflasi sekaligus stabilitas harga, pasokan, maupun stok beras di DKI Jakarta.
Baca Juga: Meriahkan Hari Pelanggan Nasional, Food Station Luncurkan Produk Baru Beras FS Pulen Wangi
Setelah mendengarkan paparan dari Direktur Utama PT Food Station, Rombongan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah diajak berkeliling Rice Plant Cipinang yang merupakan lokasi produksi dan pergudangan yang dimiliki oleh PT Food Station Tjipinang Jaya.
“Setelah mendengarkan paparan dan berkunjung ke Rice Plant Cipinang kami termotivasi untuk memiliki BUMD sekelas Food Station," ujar Nuryakin.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Jelang Imlek dan Ramadan, Pertamina Tambah 7,8 Juta Tabung LPG 3 Kg
-
24 Perusahaan Lolos Seleksi Tender Waste-to-Energy, Lima Diantara Asal China
-
Bahlil Tegas soal Pemangkasan Produksi Batubara dan Nikel 2026: Jangan Jual Harta Negara Murah
-
Wujudkan Asta Cita, BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
Susul Bauksit, Bahlil Kaji Larangan Ekspor Timah Mentah
-
Antusiasme Tinggi, Waitlist Beta Bittime Flexible Futures Batch Pertama Gaet Ribuan Partisipan
-
Danantara Mau Beli Tanah Dekat Masjidil Haram, Jaraknya Hanya 600 Meter
-
Mari Elka Pangestu: Rasio Utang Indonesia Masih Terkendali
-
Bea Cukai Segel Toko Perhiasan Mewah Tiffany & Co, APEPI: Negara Hadir Lindungi Industri Lokal
-
Purbaya Pede Ekonomi Ekspansif hingga 2033: Indonesia Emas, Bukan Indonesia Suram