Suara.com - Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) turut berpartisipasi dalam Forum Kemitraan Usaha Kecil Menengah (UKM)/Industri Kecil menengah (IKM) yang digelar Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) di Gedung Smesco Jakarta.
Dalam agenda tersebut, PTPN III (Persero) mengikutsertakan sejumlah mitra binaan di bidang alat pertanian.
Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Mohammad Abdul Ghani mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk terus mendorong pemberdayaan usaha mikro dan usaha kecil (UMK).
Salah satunya dengan memperkuat mitra binaan melalui berbagai program, seperti bantuan modal usaha, pembinaan pengembangan usaha, perluasan pangsa pasar lewat pameran, hingga pelatihan go digital.
“Hal itu merupakan bentuk sinergi kami dengan UKM agar mereka dapat tumbuh dan berkembang, serta memperluas pasar,” ujarnya.
Abdul Ghani mengatakan, saat ini PTPN Group memiliki 104 Mitra Binaan UMK. Dari jumlah tersebut, 32 mitra binaan di antaranya telah berhasil “naik kelas” dengan go online.
“Kami menargetkan, hingga akhir tahun 2022, mitra binaan kita yang bisa go online bisa mencapai 286 mitra binaan,” ujarnya.
PTPN Group, lanjut Abdul Ghani, konsisten memberdayakan mitra binaan UMKM guna mendukung upaya pemerintah menjaga ketahanan ekonomi nasional. Hal itu, sejalan dengan salah satu pilar program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BUMN.
“Jumlah UMKM yang sudah mencapai sekitar 64,2 juta, memiliki kontribusi besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, serta mampu menyerap sebagian besar tenaga kerja nasional. Dengan ikutsertanya mitra binaan kami dalam event ini, diharapkan bisa lebih mendorong motivasi mereka untuk lebih berkembang” ujarnya.
Baca Juga: Berpihak ke UMKM, Tingkat Kepuasan ke Erick Thohir Melesat
Forum Kemitraan UKM/IKM merupakan instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo untuk mendorong UMKM “naik kelas”, sekaligus mengintegrasikan para pelaku usaha kecil ke dalam rantai pasok BUMN atau usaha besar.
Pada forum kemitraan tersebut, terdapat 630 pelaku UKM/IKM yang langsung berinteraksi dan melakukan penjajakan kerja sama atau konsultasi dengan 17 perusahaan BUMN/usaha besar, salah satunya PTPN III (Persero), dengan menghadirkan dua kelompok mitra binaan yang bergerak di bidang usaha alat pertanian milik salah satu anak perusahaan, yakni Mola Maju Basamo pimpinan Desrico Apriyanus dan Rumbio Jaya Steel pimpinan Herman, yang berasal dari Desa Rumbio Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.
Selama ini, UKM/IKM lebih identik dengan batik, akik ataupun keripik, oleh karena itu melalui Forum Kemitraan UKM/IKM, diharapkan UMK/IKM lebih mengetahui produk produk yang dibutuhkan oleh BUMN, sehingga UKM/IKM dapat menjadi bagian dari rantai pasok aktifitas bisnis perusahaan terutama BUMN.
Disisi lain, BUMN mengertahui bahwa untuk pemenuhan kebutuhan barang dan jasa, tidak hanya diperoleh dari pengusaha besar namun dapat disupply oleh UMK/IKM sesuai dengan standar yang dibutuhkan perusahaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI
-
Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan
-
Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi
-
WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat
-
Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas
-
Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN
-
Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja
-
Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik