Suara.com - BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) merayakan puncak Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2022 dengan mengukuhkan perwakilan karyawannya sebagai Penyuluh Anti Korupsi (PAKSI) dan Ahli Pembangun Integritas (API). Wakil Ketua KPK RI Alexander Marwata sesuai kegiatan tersebut mengatakan, para penyuluh anti korupsi di BPJS Ketenagakerjaan ini agar dapat menularkan nilai- nilai anti korupsi tidak hanya ke internal namun juga ke eksternal.
“BPJS Ketenagakerjaan ini kan mitranya ribuan perusahaan, kita berharap lewat para penyuluh anti korupsi di BPJS Ketenagakerjaan mereka juga bisa menularkan nilai- nilai anti korupsi ke perusahaan- perusahaan korporasi, daftarkanlah karyawan-karyawan yang ada di perusahaan sesuai dengan apa adanya, kewajiban karyawan harus dipenuhi, karena itu hak karyawan, ketika karyawan nanti kehilangan pekerjaan, di-non job atau apapun kejadiannya, BPJS Ketenagakerjaan dapat menutup hak- hak karyawan tersebut,” tegas Alex.
Hakordia tahun 2022 kali ini mengambil tema Indonesia Pulih Bersatu Lawan Korupsi. Melalui tema ini, KPK ingin mengajak dan memperkuat peran serta masyarakat dalam upaya memerangi korupsi. Memberantas korupsi membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat di negeri ini tanpa terkecuali.
Sejalan dengan apa yang disampaikan Alexander Marwata, Direktur Utama BPJamsostek Anggoro Eko Cahyo mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pihaknya sebagai sebuah institusi untuk terus menjunjung tinggi nilai integritas dan juga tindakan pencegahan korupsi.
“Semoga tidak hanya di dalam tapi juga bisa menjadi pembangun anti korupsi di luar, dan kita mendukung terus, karena selama ini kita juga selalu mendorong karyawan untuk menggunakan WBS (Whistle Blowing System) jika ada indikasi fraud. Kita siap untuk fight, 4 FIGHTs, yaitu fight bribery, fight gratification, fight fraud, dan fight luxuries hospitality,” jelas Anggoro.
Sebelum melakukan pengukuhan PAKSI dan API BPJS Ketenagakerjaan, telah dilakukan rangkaian kegiatan antara lain: Webinar legal for non legal, Expo Hakordia, Apel Akbar PAKSI dan API, serta penandatangan forum dan PAKSI dan API. Terkhusus Expo Hakordia di Hotel Bidakara pada tanggal 9-11 Desember, Booth BPJamsostek terpilih sebagai pemenang stand terfavorit.
Saat ini, BPJamsostek telah memiliki 110 karyawan PAKSI, dan 55 orang API, serta kesemuanya masuk dalam Fraksi Jeki (Forum Ahli Pembangun Integritas dan Penyuluh Anti Korupsi BPJS Ketenagakerjaan).
Menutup keterangannya Anggoro berharap karyawan yang telah dikukuhkan akan menularkan virus integritas dan juga mampu mendorong karyawan di sekitarnya untuk terus amanah dalam melakukan seluruh tanggung jawab yang diembannya.
“Sekali lagi, sebagai Institusi yang diberi mandat oleh undang- undang untuk menyelenggarakan jaminan sosial ketenagakerjaan, mengelola uang pekerja, tentu kami akan memastikan dan menjaga SDM atau insan BPJamsostek memiliki nilai integritas yang tinggi, tidak hanya sebagai pribadi dan karyawan, namun dapat menularkan kepada pihak eksternal, sehingga nantinya semua elemen akan bersama- sama pulih dan juga bersatu melawan korupsi,” tutupnya.
Baca Juga: Korupsi Hingga Pungli di Jateng Diberantas Lewat Sistem Pengawasan MCP
Berita Terkait
-
Skor Survei Penilaian Integritas 2022 Menurun Dibanding 2021, Ketua KPK Senggol Pemda hingga Kementerian Soal Perubahan
-
Suara Bupati Bangkalan Non Aktif R Abdul Latif Amin Imron Jadi Bahan Penyidikan KPK
-
Di Hadapan Bacaleg PDIP, Ketua KPK Firli Bahuri Beri Pesan: Korupsi Itu Harus Jadi Masa Lalu
-
Kebijakan HET Dituding Jadi Biang Kerok Langkanya Minyak Goreng
-
KPK Tak Periksa Kaesang, Rizal Ramli Sindir Nyelekit: Beda Nyali dengan KPK Antasari
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah
-
RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik
-
Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor
-
Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026
-
Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?
-
Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?
-
Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun
-
Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026
-
INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur
-
ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri