Suara.com - BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) yang saat ini genap berusia 45 tahun meluncurkan wajah baru pelayanannya kepada seluruh pekerja Indonesia. Peluncuran wajah baru layanan itu dilakukan pada acara jamuan makan malam peringatan HUT yang dihadiri seluruh stakeholders baik dari pemerintah, serikat pekerja/ buruh, asosiasi pengusaha, perbankan, pemberi kerja hingga perwakilan peserta.
Direktur Pelayanan BPJamsostek, Roswita Nilakurnia menyampaikan wajah baru yang diperkenalkan malam ini antara lain perubahan desain kantor cabang layanan yang semakin fresh, hangat, dan mengusung konsep green design. Kemudian Jamsostek Mobile (JMO) dengan fitur unggulan baru yang berfokus pada finansial dan kesejahteraan pekerja, dan juga penggunaan seragam baru dengan tema Anaka Prathama yang dalam bahasa sansekerta berarti kesuksesan dan penuh semangat dalam melayani.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh Peserta dan Stakeholder atas kepercayaan, dukungan dan kerja samanya dalam mewujudkan kesejahteraan pekerja Indonesia. Hadir juga malam ini mendukung kegiatan ini Ibu Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dalam upaya memberikan pelayanan yang mudah, cepat dan tepat bagi pekerja dengan memastikan janji layanan terlaksana dengan sempurna,” ucap Roswita.
Lebih jauh Roswita menjelaskan pihaknya mengupayakan pelayanan yang maksimal melalui proses layanan yang lebih mudah dan ringkas, kemudahan akses layanan melalui kanal fisik dan digital, solutif menangani keluhan dan lebih informatif.
“JMO akan ada fitur perumahan pekerja yang diperuntukan bagi pekerja yang membutuhkan fasilitas pembiayaan perumahan, fitur alternatif penyediaan pinjaman konsumtif kepada peserta, selain itu ada juga fitur promo, fitur streaming, fitur e-wallet, fitur top-up dan tagihan. Fitur-fitur terbaru ini merupakan komitmen kami untuk menjadikan JMO sebagai one access to digital ecosystem, untuk memberikan layanan yang lebih cepat, lebih mudah dan lebih lengkap,” tambahnya.
Sepanjang tahun 2022 BPJamsostek juga berkolaborasi dengan stakeholders untuk memberikan pelayanan publik, di antaranya bersama dengan Kementerian Ketenagakerjaan menyiapkan implementasi program Jaminan Kehilangan Pekerjaan, penyederhanaan regulasi program Jaminan Hari Tua (JHT), perlindungan bagi PMI di luar negeri, bersama Pemerintah Daerah memberikan santunan kepada pekerja yang mengalami risiko kerja di wilayahnya masing-masing untuk menunjukan peran negara melindungi pekerja.
Mempertegas apa yang disampaikan Roswita, Anggoro Eko Cahyo Direktur Utama BPJamsostek mengatakan, peringatan HUT ke 45 tahun ini disambut pihaknya dengan semangat patriotisme yang pantang menyerah dan sungguh-sungguh dalam merealisasikan visi mulia BPJamsostek, yaitu mewujudkan jaminan sosial ketenagakerjaan yang terpercaya, berkelanjutan dan mensejahterakan seluruh pekerja Indonesia. Semangat patriotisme tersebut juga tersirat ke dalam tema besar HUT BPJamsostek yaitu “Satukan Semangat, Sejahterakan Pekerja”.
“Tahun ini kami telah melakukan beberapa inisiatif dan juga mendapat torehan positif atas kinerja yang dilakukan seluruh insan BPJamsostek, dari sisi kepesertaan, tahun ini rekor tertinggi penambahan peserta selama 1 tahun yaitu meningkat 5 juta lebih pekerja, posisi saat ini pekerja terlindungi 35 juta, kami akan upayakan terus melalui kampanye “Kerja Keras Bebas Cemas”, sedangkan dari sisi tata kelola kita juga mendapatkan 5 international recognition dari ISSA, ini merupakan yg terbanyak di Asia, yang menunjukkan praktik yang kami lakukan sudah sejalan dengan global best practices serta mulai dipandang di level internasional,” jelas Anggoro.
Menutup kegiatan tersebut, dirinya mengatakan pencapaian-pencapaian tersebut tidak lepas dari peran aktif, sinergi dan kerja sama yang baik dari seluruh stakeholder BPJamsostek.
Baca Juga: Lima Fitur Gmail yang Jarang di Ketahui, Apa Saja?
“Harapannya, seluruh ekosistem jaminan sosial ketenagakerjaan yang baik ini terus kita jaga, seluruh stakeholder selalu bersatu, bersinergi dan bergerak bersama dalam misi mulia untuk perlindungan dan kesejahteraan seluruh pekerja Indonesia. Mari Satukan Semangat, Sejahterakan Pekerja!,” pungkas Anggoro.
Berita Terkait
-
7 Cara Mencairkan JHT Sebelum Usia 56 Tahun, Ini Syarat Lengkapnya
-
Fitur Baru TikTok Akan Merinci Alasan Video Tampil di FYP Kamu
-
5 Fitur Baru MIUI 14, Bikin Tampilan HP Xiaomi Kamu Makin Keren
-
WhatsApp Tambah Tombol Undo, Salah Hapus Pesan Pribadi
-
Twitter Resmi Hapus Fitur untuk Melihat dari mana Cuitan Dibuat
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Waspada Utang Pemerintah, Analis: Investor Bisa Cabut, Rupiah Makin Melemah
-
Keuangan Indonesia Terancam, S&P Peringatkan Kondisi Ekonomi Pemerintah RI
-
Belum Kering Lisan Sri Mulyani, Kini S&P Sudah Pasang Alarm Bahaya buat Fiskal RI
-
Beban Bunga Utang Naik, S&P Ingatkan Indonesia Bisa Turun Peringkat
-
Harga Emas Antam Makin Mahal Dipatok Rp 3,04 Juta/Gram, Berikut Daftarnya
-
Rupiah Makin Lemas Lawan Dolar, Takluk ke Level Rp 16.781/USD
-
Tak Lakukan RUPS dan Diduga Gelapkan Dana, Dirut Wanteg Sekuritas Dicopot Sementara
-
IHSG Rungkad Lagi di Awal Perdagangan Hari Ini, Kembali ke Level 8.100
-
Danantara Bakal Ikut Kelola Dana Haji, UU BPKH Siap Digodok Ulang
-
BEI Bidik 50 Ribu Calon Investor Masuk di Pasar Modal Syariah, Ini Strateginya