Suara.com - Mariah Carey tak akan pernah menyangka bahwa dirinya akan selalu mendaptkan berkah dari perayaan Natal. Pasalnya dia mendapatkan pundi-pundi keuntungan yang lumayan besar setiap tahun karena Natal.
Keuntungan tersebut dia dapat dari royalti pemutaran lagu All I Want for Christmas is You yang ia nyanyikan dan tulis sendiri.
Dilansir dari Forbes, Minggu (26/12/2022), hasil perhitungan terbaru The Economist menunjukkan Mariah Carey bisa mendapatkan royalti hingga US$ 2,5 juta atau sekitar Rp37,5 (kurs Rp 15.000) setiap tahun. Sementara itu, perhitungan yang dilakukan The New York Post menyebutkan angka yang lebih tinggi lagi yaitu US$3 juta atau sekitar Rp45 miliar dalam setahun.
Pendapatan sebesar itu ternyata masih di luar royalti yang diterima penyanyi itu ketika lagu tersebut pertama kali rilis tahun 1994. Adapun royalti yang didapatkan sejak lagu itu keluar yaitu US$60 juta atau sekitar Rp900 miliar.
Berdasarkan laporan VerizonSpecials 2022 menunjukkan lagu All I Want for Christmas is You menjadi salah satu lagu hit liburan yang paling banyak dicari. Bahkan pada awal bulan ini menjadi salah satu lagu streaming teratas Spotify yaitu sudah diputar sebanyak 1,1 miliar kali.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi
-
Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI
-
Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026
-
Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!
-
Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya
-
Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional
-
Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas
-
Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu
-
Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026
-
Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM